Podiumnews.com / Aktual / News

Jalan Baru di Badung Selatan Bakal Bebas Kabel Udara

Oleh Nyoman Sukadana • 19 Juli 2026 • 22:10:00 WITA

Jalan Baru di Badung Selatan Bakal Bebas Kabel Udara
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau pembangunan jalan di Kuta Selatan, Sabtu (18/7/2026). (foto/sukadana)

KUTA SELATAN, PODIUMNEWS.com – Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan ruas-ruas jalan baru yang dibangun di kawasan Badung Selatan terbebas dari kabel udara dan jaringan utilitas yang mengganggu estetika kawasan.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Badung menata jaringan utilitas sejak tahap pembangunan jalan. Arahan tersebut disampaikan saat meninjau sejumlah proyek strategis Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, Sabtu (18/7/2026).

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR agar jalan ini bebas dari kabel-kabel. Penataannya harus dilakukan dari awal,” ujar Adi Arnawa.

Peninjauan dilakukan bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta. Sejumlah proyek yang diperiksa meliputi pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu-Jalan Raya Uluwatu, peningkatan Jalan Pecatu-Labuan Sait, serta pembangunan Jalan Trase Pura Kulat-Labuan Sait.

Rombongan juga meninjau Jalan Trase Labuan Sait-Padati, Jalan Banjar Semer-Teuku Umar Barat, Jalan Pengubengan, dan Jalan Subak Kedampang.

Menurut Adi Arnawa, penataan kabel dan jaringan utilitas diperlukan untuk menjaga wajah kawasan wisata Badung Selatan. Infrastruktur jalan yang baik dinilai harus diikuti penataan ruang yang rapi dan tidak semrawut.

Pembangunan jalan tersebut sekaligus diintegrasikan dengan pemasangan jaringan pipa air. Adi Arnawa telah memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama memasang jaringan perpipaan bersamaan dengan pengerjaan jalan.

“Saya sudah perintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk langsung masuk memasang pipa-pipa air dan utilitas air. Masalah air menjadi hal yang sangat mendesak di Badung Selatan,” katanya.

Ia menilai pengerjaan secara bersamaan dapat mencegah pembongkaran jalan setelah proyek selesai. Program pembangunan jalan dan perluasan jaringan air bersih di Badung Selatan akan dilaksanakan secara paralel.

“Perumda Air Minum Tirta Mangutama juga sedang bergerak untuk mengatasi persoalan air di Badung Selatan. Pembangunan infrastruktur yang representatif akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Selain memperbaiki estetika dan pelayanan air bersih, pembangunan sejumlah trase jalan ditujukan untuk mengurai kemacetan di kawasan Kuta Selatan. Jalan Lingkar Barat dengan panjang lebih dari 10 kilometer disiapkan sebagai jalur alternatif dari kawasan Garuda Wisnu Kencana, Simpang Nirmala, hingga Pecatu dan Uluwatu.

“Mudah-mudahan pembangunan Jalan Lingkar Barat sepanjang sekitar 10 kilometer lebih ini menjadi solusi terhadap kemacetan di Jalan Raya Uluwatu, khususnya dari Politeknik, GWK, Nirmala, sampai Uluwatu,” jelasnya.

Adi Arnawa mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut digenjot pada 2026 hingga 2027. Pengerjaan menghadapi tantangan berupa pemotongan tebing, pembangunan jembatan, dan penambahan akses menuju Kampus Universitas Udayana.

Jalan baru tersebut juga diproyeksikan mendukung rekayasa lalu lintas ketika terjadi peningkatan jumlah kendaraan menuju Uluwatu, terutama saat malam pergantian tahun.

“Jalan ini akan menjadi bahan bagi kita untuk melakukan rekayasa lalu lintas saat menghadapi malam tahun baru, ketika kunjungan ke Uluwatu kemungkinan semakin membludak,” ungkapnya.

Adi Arnawa menyebut total pagu anggaran untuk rangkaian proyek infrastruktur strategis tersebut mencapai Rp2,2 triliun.

Peninjauan turut dihadiri Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekretaris Daerah Badung Ida Bagus Surya Suamba, kepala organisasi perangkat daerah terkait, camat, lurah, dan perbekel setempat.

(sukadana)


Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.