Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Bupati Badung Upasaksi Karya di Desa Adat Lipah, Ajak Jaga Kebersamaan

Oleh Kander Turnip • 06 Agustus 2026 • 18:33:00 WITA

Bupati Badung Upasaksi Karya di Desa Adat Lipah, Ajak Jaga Kebersamaan
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa hadiri Karya Melaspas dan Ngenteg Linggih di Merajan Ageng Shri Nararya Kreshna Kepakisan, Desa Adat Lipah, Kecamatan Petang, Badung, Bali, Rabu (5/8/2026). (foto/adi)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa upasaksi Karya Melaspas dan Ngenteg Linggih di Merajan Ageng Shri Nararya Kreshna Kepakisan, Desa Adat Lipah, Kecamatan Petang, Badung, Bali, Rabu (5/8/2026). 

Kehadiran Bupati tidak hanya sebagai upasaksi, tetapi juga menjadi bukti nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Badung kepada masyarakat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai adat, agama dan budaya Bali.

Bupati merasa bersyukur karena seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung lancar dan khidmat. Ia mengajak seluruh krama tetap menjaga persatuan dan kebersamaan, serta mendukung berbagai program, kebijakan pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Badung demi kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Petang A.A. Ngurah Darma Putra, unsur Tripika Kecamatan Petang, tokoh masyarakat, serta krama Desa Adat Lipah.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung lancar dan khidmat. Ia juga mengajak seluruh krama untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan, serta mendukung berbagai kebijakan pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Badung demi kesejahteraan masyarakat.

Bupati menjelaskan bahwa pembenahan infrastruktur yang dilakukan secara masif, khususnya di wilayah Badung Selatan sebagai pusat pariwisata telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian daerah. 

"Pembenahan infrastruktur dilakukan untuk memastikan para wisatawan merasa nyaman di Badung. Jika pariwisata bergerak naik, investasi masuk, maka hasilnya akan kembali kepada krama Badung," ujar Adi Arnawa.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tercermin dari meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung. Hingga akhir Juli 2026, pendapatan daerah telah mencapai Rp 4,1 triliun. Rata-rata penerimaan daerah yang sebelumnya berada pada kisaran Rp350 miliar hingga Rp 400 miliar per bulan, kini meningkat tajam menjadi sekitar Rp730 miliar per bulan.

Dengan kondisi fiskal yang semakin kuat, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus menghadirkan berbagai program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Program-program tersebut meliputi bantuan Hari Raya Galungan sebesar Rp2 juta per kepala keluarga, santunan kematian Rp10 juta bagi warga yang tertib mengurus administrasi kependudukan, serta bantuan berkala bagi lanjut usia. 

Selain itu, ada pula bantuan rutin Rp1 juta per bulan bagi penyandang Disabilitas, pendidikan gratis untuk jenjang SMA/sederajat, hingga program beasiswa kuliah gratis bagi warga Badung dari keluarga berpenghasilan maksimal Rp5 juta per bulan.

Bupati Adi Arnawa mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kekompakan serta tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun kebutuhan pembangunan di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung akan terus hadir mendampingi masyarakat dan memastikan hasil pembangunan dapat dinikmati secara merata oleh seluruh krama Badung. Sebagai bentuk dukungan atas kelancaran upacara tersebut, Bupati turut menyerahkan bantuan dana sebesar Rp25 juta.

Sementara itu, Manggala Karya I Gusti Ngurah Dwi Cahya Kusuma menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung beserta seluruh undangan. Ia menjelaskan bahwa pihaknya, sebagai pratisentana Shri Nararya Kreshna Kepakisan, melaksanakan rangkaian upacara Ngenteg Linggih, Mekebat Daun, Bangun Ayu, Wraspati Kalpa, Mapedudusan Alit, dan Medasar Tawur Manca Rupa.

Ia mengungkapkan bahwa pembangunan Merajan Ageng telah direncanakan sejak lima tahun lalu dengan total biaya sekitar Rp800 juta. Dana tersebut bersumber dari pemucuk 10 penglingsir sebesar Rp220 juta, bantuan DPRD Provinsi Bali sebesar Rp80 juta, punia pasemetonan sekitar Rp300 juta, serta hasil penggalian dana sebesar Rp200 juta.

Selain itu, pelaksanaan piodalan diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp500 juta. Dana ini bersumber dari urunan krama sebesar Rp30 juta, bantuan Pemerintah Desa Petang sebesar Rp175 juta, serta swadaya dari para pertisentana untuk memenuhi kekurangannya. 

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak Bupati Badung beserta seluruh undangan. Kehadiran ini menjadi penyemangat bagi kami dalam melaksanakan yadnya serta menjaga warisan leluhur yang kami miliki," ungkapnya.

(adi/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip