80 Pasien Dialisis RSD Mangusada Dapat Edukasi Cegah Komplikasi
MANGUPURA, PODIUMNEWS.com – Sebanyak 80 pasien dialisis RSD Mangusada mendapatkan edukasi mengenai pencegahan komplikasi dan peningkatan kualitas hidup melalui Sarasehan Pejuang Dialisis di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (9/8/2026).
Para pasien yang menjalani terapi hemodialisis atau cuci darah tersebut mengikuti kegiatan bersama keluarga. Sarasehan juga menjadi ruang komunikasi antara pasien, dokter, perawat, dan keluarga dalam menghadapi berbagai persoalan selama menjalani terapi dialisis.
Direktur RSD Mangusada dr. I Wayan Darta mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya rumah sakit meningkatkan kualitas pelayanan bagi pasien dialisis.
“Selain sebagai ruang edukasi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi, berbagi pengalaman dan ruang untuk saling mendukung dan motivasi,” kata Darta.
Menurutnya, pendampingan keluarga menjadi bagian penting dalam membantu pasien menjalani pengobatan secara rutin dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan.
“Kegiatan ini juga diikuti oleh 80 pasien dialisis dengan didampingi keluarga,” ujarnya.
Sarasehan mengangkat tema “Semangat Kemerdekaan Bersama Menghadapi Permasalahan Dialisis, Mencegah Komplikasi, dan Meningkatkan Kualitas Hidup”.
Kegiatan turut dihadiri perwakilan Koordinator Wilayah Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Bali-NTT-NTB dr. Nyoman Paramita Ayu, Wakil Direktur RSD Mangusada Ni Made Sukaryawati, serta dokter dan perawat.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang membuka kegiatan meminta pasien dialisis tetap disiplin menjalani pengobatan dan mengikuti anjuran dokter.
“Yang paling penting juga kita memotivasi bahwa masyarakat yang termasuk di dalam pasien dialisis ini jangan berputus asa, jangan menganggap hidupnya sudah selesai,” kata Adi Arnawa.
Ia mengatakan pasien perlu menjaga semangat sekaligus mengikuti prosedur pengobatan secara teratur untuk mempertahankan kondisi kesehatan dan kualitas hidup.
“Harus tetap semangat dalam mengikuti anjuran-anjuran dari dokter dan semangat ini harus kita jaga,” ujarnya.
Adi Arnawa mengatakan Pemkab Badung akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih mudah diakses, bermutu, dan mengutamakan keselamatan pasien.
Ia juga mendorong kegiatan edukasi dan pendampingan pasien tidak berhenti pada pasien dialisis.
“Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya hari ini saja, tapi juga akan tetap berlanjut setiap tahunnya. Bukan hanya untuk pasien hemodialisis, tapi termasuk pasien-pasien yang lainnya,” katanya.
Menurut Adi Arnawa, kegiatan serupa dapat dimanfaatkan untuk memberikan edukasi sekaligus meningkatkan motivasi pasien selama menjalani pengobatan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada dokter, perawat, dan tenaga kesehatan RSD Mangusada yang memberikan pelayanan kepada pasien dialisis.
Sarasehan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menjadi bagian dari upaya RSD Mangusada memperkuat komunikasi antara tenaga kesehatan, pasien, dan keluarga pasien.
(sukadana)