Podiumnews.com / Aktual / News

19 Ribu Bibit Ayam Terbakar di Kuta Selatan, Kerugian Rp1,2 Miliar

Oleh Kander Turnip • 12 Agustus 2026 • 21:42:00 WITA

19 Ribu Bibit Ayam Terbakar di Kuta Selatan, Kerugian Rp1,2 Miliar
Sebanyak 19 ribu bibit ayam hangus terbakar dilalap si jago merah di Jalan Perintis, Banjar Ancak Kampial, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, Rabu (12/8/2026). (foto/hes)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Sebanyak 19 ribu bibit ayam hangus terbakar dilalap si jago merah saat kebakaran kandang ayam milik I Ketut Pada (46) di Jalan Perintis, Banjar Ancak Kampial, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 04.30 Wita. Pemilik kandang ayam mengaku mengalami kerugian Rp1,2 miliar. 

Kapolsek Kuta Selatan, Kompol Muhammad Said Husen mengatakan, amukan api awalnya dilihat oleh warga sekitar bernama I Wayan Kocab (47). Saksi mengaku, saat itu sedang tidur dan tiba-tiba mendengar suara letupan kecil dari arah selatan rumahnya. Saksi lantas terbangun dan mengecek asal suara tersebut. 

"Saksi melihat ada kobaran api dan asap tebal dari kandang milik korban. Sehingga saksi berteriak minta bantuan warga setempat," kata Kapolsek, Rabu (12/8/2026). 

Pemilik kandang ayam mengomentari bahwa dia mengetahui kebakaran setelah dihubungi karyawannya sekitar pukul 04.30 Wita. Ia tiba di lokasi dan mendapati api sudah berkobar hebat di kandang ayam miliknya. 

Pemilik sempat mencoba memadamkan api menggunakan selang. Namun, karena api semakin membesar, dia menghubungi kepala lingkungan (kaling) untuk meminta bantuan agar menghubungi petugas pemadam kebakaran. 

Beberapa saat, petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kabupaten Badung tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dipadamkan. 

Anggota Polsek Kuta Selatan juga langsung mengecek lokasi, mengamankan area sekitar, memintai keterangan saksi-saksi dan korban, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Sementara terkait penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," ucap Kompol Husein.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip