Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Bupati Tabanan Resmikan Bale Sasana Ki Bendesa Sanggulan

Oleh Kander Turnip • 14 Agustus 2026 • 19:57:00 WITA

Bupati Tabanan Resmikan Bale Sasana Ki Bendesa Sanggulan
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. hadir dalam acara Pemelaspasan lan Penandatanganan Bale Sasana Ki Bendesa Sanggulan, Desa Adat Sanggulan, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, Kamis (13/8/2026). (foto/prokopimtabanan)

TABANAN, PODIUMNEWS.com – Mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. hadir langsung dalam acara Pemelaspasan lan Penandatanganan Bale Sasana Ki Bendesa Sanggulan, Desa Adat Sanggulan, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, Kamis (13/8/2026). Kehadiran Bupati Sanjaya sekaligus menandai peresmian Bale Sasana Ki Bendesa Sanggulan dengan membuka tirai prasasti.

Acara tersebut turut dihadiri Jero Mangku Lanang Istri, anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda Tabanan, para kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Kediri, unsur Forkopimcam, Perbekel Desa Banjar Anyar, serta para tokoh masyarakat dan krama adat setempat. Puncak acara pemelaspasan dipuput oleh Jero Mangku Tri Khayangan Desa Adat Sanggulan.

Pembangunan Bale Sasana Ki Bendesa Sanggulan menjadi wujud nyata kebersamaan krama, dengan sebagian besar pendanaan bersumber dari Pendapatan Asli Desa Sanggulan, LPD Desa Adat Sanggulan, punia dari krama yang berjumlah 301 KK, serta bantuan material dari Desa Dinas Banjar Anyar. Bupati Sanjaya menilai keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam membangun fasilitas bersama.

“Hari ini saya hadir menyaksikan dan meresmikan Bale Sasana Ki Bendesa Sanggulan. Pembangunan ini betul-betul swadaya, dibangun gotong royong, semua ikut terlibat,” ujar Bupati Sanjaya.

Menurut Politisi asal Dauh Pala malam itu, semangat tersebut menjadi hal yang membanggakan sekaligus dapat menjadi contoh bagi desa lainnya. Ia melihat pembangunan yang dilakukan secara bersama-sama menjadi bukti bahwa kebersamaan masyarakat memiliki peran penting dalam mewujudkan pembangunan di lingkungan desa adat. 

“Saya merasa berbangga sebagai Bupati Tabanan melihat semangat masyarakat membangun ini. Suatu langkah yang sangat luar biasa dan patut dijadikan panutan bagi desa-desa lain,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya juga menjelaskan makna pelaksanaan pemelaspasan yang memiliki nilai penting dalam ajaran Hindu, yakni sebagai proses penyucian dan penyelarasan sebuah bangunan. Dengan demikian, keberadaan Bale Sasana diharapkan tidak hanya memiliki fungsi secara sekala, tetapi juga menghadirkan keselarasan secara niskala. 

“Pemelaspasan ini untuk mengharmoniskan jagat alam, sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, membangun keselarasan antara krama, alam lingkungan dan budaya,” jelasnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Tabanan itu menyebut Bale Sasana Ki Bendesa Sanggulan memiliki fungsi penting sebagai ruang kebersamaan dan ruang pertemuan masyarakat dalam mengambil keputusan. Ia berharap keberadaan bangunan tersebut dapat semakin memperkuat persatuan dan kebersamaan krama. “Pembangunan bisa berhasil, kuncinya adalah gotong royong dan kebersamaan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia I Ketut Suranata menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang senantiasa diberikan oleh berbagai pihak dalam mendukung pembangunan Bale Sasana Ki Bendesa Sanggulan. 

“Kami dari Desa Adat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tabanan dan jajaran atas dukungan yang senantiasa diberikan, dan juga kepada seluruh krama yang sudah bersama-sama membangun secara keseluruhan,” ujarnya. 

(sukadana/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip