Empat Kamar Kos di Denpasar Ludes Terbakar, Ini Penyebabnya
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Empat bangunan kamar kos semi permanen di Jalan Malboro XIV, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, ludes terbakar, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 22.30 Wita. Kebakaran diduga kuat terjadi akibat kebocoran pada kompor gas yang sedang menyala.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meksi demikian, kebakaran tersebut sempat membuat penghuni dan warga sekitar panik.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya mengatakan, dari keterangan saksi Kadek Suteja (41), pas kejadian kebakaran dirinya sedang tidur di kamar. Ia kemudian dibangunkan oleh kakeknya, Ketut Suparta, yang memberitahukan adanya api dari arah barat bangunan tempat tinggalnya.
Mendengar itu, saksi lantas keluar dan melihat api telah membakar salah satu kamar kos di sebelah barat rumahnya. Ia berusaha memadamkan api menggunakan selang, namun kobaran api semakin membesar.
Warga sekitar turut membantu menyelamatkan barang-barang milik penghuni kos. Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.
Sementara saksi lainnya, Yeni Juita Margareta (37) mengaku mendengar teriakan warga yang memberitahukan adanya kebakaran. Setelah keluar, ia melihat api berasal dari kamar kos Nomor 10 yang dihuni Evi Nurjana (31).
Saksi Yeni bersama warga kemudian berusaha membantu memadamkan api. Namun, karena kobaran semakin membesar, ia bersama suami dan anaknya memilih menyelamatkan diri.
Sedangkan saksi Evi Nurjana menerangkan bahwa sekitar pukul 22.00 Wita dirinya sedang memasak dan menggoreng perkedel. Ia kemudian meninggalkan kamar sebentar untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) sepeda motor. "Saat kembali, Evi mendapati kamar kos yang ditempatinya sudah dalam kondisi terbakar," ungkapnya.
Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran Kota Denpasar melakukan upaya pemadaman api. Untungnya, sekitar pukul 00.30 Wita, api berhasil dipadamkan secara keseluruhan dengan mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran.
"Dari peristiwa kebakaran tersebut, terdapat empat bangunan kamar kos semi permanen ludes terbakar. Sementara nilai kerugian materiil hingga kini belum dapat dipastikan secara rinci," katanya.
Iptu Gede Adhi mengatakan, berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga berasal dari kompor milik salah satu penghuni kos yang sedang digunakan untuk memasak. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan pihak berwenang.
(hes/kturnip)