Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Rumah BUMN Klungkung Dorong Peluang Usaha Lewat Money Bouquet

Oleh Nyoman Sukadana • 31 Agustus 2026 • 20:22:00 WITA

Rumah BUMN Klungkung Dorong Peluang Usaha Lewat Money Bouquet
Rumah BUMN Klungkung menggelar Workshop Round Money Bouquet untuk membekali peserta keterampilan florist sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru. (foto/angga)

KLUNGKUNG, PODIUMNEWS – Merangkai bunga tidak hanya membutuhkan kreativitas, tetapi juga dapat menjadi keterampilan yang dikembangkan sebagai peluang usaha. Melihat potensi tersebut, Rumah BUMN Klungkung menggelar Workshop Round Money Bouquet pada Kamis, (27/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kantor Rumah BUMN Klungkung tersebut diikuti 10 peserta. Workshop ini merupakan bagian dari upaya Rumah BUMN Klungkung dalam memberikan pelatihan dan pengembangan keterampilan kepada masyarakat, khususnya mereka yang memiliki ketertarikan untuk memulai usaha. 

Rumah BUMN Klungkung merupakan pusat pengembangan UMKM yang pengelolaannya berada di bawah Pertamina. Salah satu fungsi utamanya adalah menjadi tempat pelatihan, pendampingan gratis, serta peningkatan kualitas produk UMKM.

Fasilitator Rumah BUMN Klungkung, Agung Kemala Dewi, mengatakan workshop tersebut menyasar pelaku UMKM pemula di bidang florist, mahasiswa atau pelajar, serta ibu rumah tangga yang belum memiliki usaha tetapi tertarik membuka usaha florist.

Menurut Agung, pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada kemampuan membuat rangkaian bunga. Keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat menjadi bekal untuk melihat peluang usaha baru.

“Dapat menciptakan wirausaha baru, mendorong peserta seperti ibu rumah tangga, pemuda, atau mahasiswa yang mengikuti pelatihan kemarin untuk mulai membuka usaha mandiri. Itu target program Rumah BUMN Klungkung,” katanya.

Selain menciptakan wirausaha baru, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan atau up-skilling peserta. Mereka diharapkan mampu menguasai teknik pembuatan round money bouquet secara mandiri dengan standar estetika yang rapi, sehingga kualitas produk yang dihasilkan meningkat dan siap dijual.

Workshop berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WITA. Pelatihan diberikan secara gratis dengan seluruh bahan yang telah disiapkan penyelenggara, kecuali uang kertas.

Uang kertas tidak disediakan demi keamanan sekaligus memberikan keleluasaan kepada masing-masing peserta menentukan nominal uang yang ingin digunakan dalam rangkaian buket.

Materi pelatihan berfokus pada pengenalan bahan yang digunakan, tips dan trik, serta berbagai teknik merangkai money bouquet. Setiap peserta juga dapat membawa pulang hasil karya yang dibuat selama workshop.

Sementara itu, materi mengenai pemasaran dan penentuan harga untuk produk UMKM akan diberikan dalam kelas terpisah secara berkelanjutan. Dengan pola pendampingan tersebut, peserta tidak hanya diharapkan memiliki keterampilan produksi, tetapi juga mendapat kesempatan untuk mengembangkan kemampuan usaha.

Pelatihan dipandu Ni Wayan Rada Sukma Dewi, owner Naraflow yang bergerak di bidang florist. Dalam dokumentasi kegiatan, Rada disebut sebagai mentor pelatihan Workshop Round Money Bouquet. 

Rada menilai pelatihan berlangsung efektif karena seluruh peserta dapat mengikuti instruksi yang diberikan dan menyelesaikan rangkaian money bouquet.

“Pelatihan ini sangat efektif mengingat semua peserta dapat mengikuti instruksi pelatih. Dan seluruh peserta mampu menyelesaikan pelatihan money buket hari ini. Peserta juga sangat terbantu dengan adanya pelatihan merangkai bunga yg diadakan Rumah Bumn Klungkung, peserta mendapatkan ilmu baru dalam merangkai bunga dan uang menjadi buket yang cantik,” ujarnya.

Salah seorang peserta, I Kadek Dika Artawan, juga mengaku mendapatkan manfaat dari pelatihan tersebut. Ia sebelumnya ragu dapat membuat money bouquet dengan rapi karena belum pernah mencobanya. 

“Awalnya saya ragu bisa membuat money bouquet yang rapi karena belum pernah coba sama sekali. Tapi berkat bimbingan mentor yang sabar dan telaten di Rumah BUMN Klungkung, saya bisa menyelesaikan round money bouquet pertama saya dengan hasil yang sangat memuaskan,” ucapnya penuh semangat. 

Melalui workshop tersebut, Rumah BUMN Klungkung berharap keterampilan merangkai bunga dan uang dapat berkembang menjadi peluang ekonomi. Peserta juga didorong untuk memanfaatkan Rumah BUMN Klungkung sebagai ruang belajar dan pendampingan ketika mulai merintis usaha secara mandiri. 

(angga/sukadana)


Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.