Podiumnews.com / Aktual / News

Wisman Polandia Ditemukan Tewas Terdampar di Yeh Kuning Jembrana

Oleh Kander Turnip • 03 September 2026 • 21:20:00 WITA

Wisman Polandia Ditemukan Tewas Terdampar di Yeh Kuning Jembrana
Petugas SAR Gabungan saat mencari mayat Marcin Dawid, wisatawan asal, Polandia dalam keadaan tewas terdampar di Pantai Yeh Kuning, Jembrana, Bali. (foto/hes)

JEMBRANA, PODIUMNEWS.com – Setelah dilakukan pencarian selama 3 hari, Operasi SAR Gabungan akhirnya menemukan wisatawan mancanegara (Wisman) asal Polandia, Marcin Dawid (44) dalam keadaan tewas terdampar di Pantai Yeh Kuning, Jembrana, Bali. Pencarian ini dilakukan oleh Tim SAR Gabungan yang melibatkan SRU laut, SRU darat dan SRU udara. 

"Kami sempat dapat informasi dari rekan-rekan di Pantai Air Kuning, disampaikan bahwa penemuan mayat yang ada di pinggir Pantai Air Kuning," ungkap Dewa Hendri Gunawan, selaku Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Kamis (3/9/2026). 

Dikatakannya, korban Marcin langsung dievakuasi menuju RSU Negara menggunakan ambulans Biddokes Polres Jembrana untuk proses penanganan lebih lanjut. 

Sebelumnya diberitakan, Marcin Dawid terseret arus dan tenggelam di Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (30/8/2026) malam. 

Dari info awal yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menyebutkan korban adalah WNA Inggris. Namun, di hari kedua terkonfirmasi bahwa Marcin adalah warga negara Polandia sesuai tercantum dalam kartu identitasnya. 

Dugaan tersebut bermula ketika sepeda motor serta sejumlah barang milik korban ditemukan di sekitar Pantai Tembles. Dari informasi yang diterima petugas siaga Kantor Basarnas, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 05.55 Wita, korban diketahui tiba di Pantai Tembles sekitar pukul 18.00 Wita. 

Menyikapi informasi itu, Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian dengan melibatkan sejumlah unsur SAR. Hari ketiga operasi berlangsung sekitar pukul 07.00 Wita. Tim SAR gabungan langsung melaksanakan briefing serta pembagian tugas untuk menentukan pola dan sektor pencarian. 

Sekitar pukul 07.40 Wita, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian melalui jalur laut menggunakan satu unit rubber boat Basarnas yang diawaki empat personel. Pencarian dilakukan ke arah barat dari Pantai Tembles sesuai dengan rencana operasi SAR. Pencarian kemudian diperluas melalui jalur udara dengan menggunakan drone thermal. 

Hingga pukul 10.00 Wita, pencarian melalui jalur laut dan udara belum membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan kemudian melanjutkan pencarian pada sore hari dengan melakukan penyisiran di sepanjang pantai ke arah barat dari lokasi kejadian. Pencarian juga kembali didukung penggunaan drone thermal. 

Kurang lebih pada pukul 17.20 Wita, tim SAR gabungan menerima informasi bahwa ada penemuan jenazah terdampar di Pantai Yeh Kuning, Jembrana, sekitar 7,5 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian (Pantai Tembles). Sesosok tubuh dalam keadaan sudah kaku dilihat pertama kali oleh warga setempat, dan langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. 

Adapun unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi ini meliputi: Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Samapta Polres Jembrana, Polsek Mendoyo, Bhabinkamtibmas Desa Penyaringan, Babinsa Desa Penyaringan, TNI AL Pos Pengambengan, Batalion C Pelopor Satbrimob Polda Bali, Polair Polres Jembrana, PMI Kabupaten Jembrana dan masyarakat setempat.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip