Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Basarnas Ingin Posko SAR Jembrana Naik Kelas Jadi Kantor

Oleh Kander Turnip • 14 September 2026 • 22:32:00 WITA

Basarnas Ingin Posko SAR Jembrana Naik Kelas Jadi Kantor
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, S.H.,M.M. beserta jajarannya melaksanakan audiensi ke Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, S.E.,M.M, Senin (14/9/2026). (foto/hes)

JEMBRANA, PODIUMNEWS.com – Pelabuhan Gilimanuk yang merupakan pintu masuk penghubung antara Pulau Jawa dan Bali kini menjadi sorotan pemerintah. Pelabuhan yang setiap harinya melayani ratusan perjalanan kapal feri dan ribuan penumpang melalui jalur darat ini dinilai terlalu sangat berisiko terjadinya kecelakaan, khususnya kecelakaan di bidang pelayaran. 

Untuk mengantisipasi kejadian tersebut serta meningkatkan response time penanganan kecelakaan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kemenpan RB mengusulkan peningkatan status Pos SAR Jembrana menjadi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas IV. 

Guna mendukung hal tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, S.H.,M.M. beserta jajarannya melaksanakan audiensi ke Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, S.E.,M.M, Senin (14/9/2026). 

Dalam audiensinya, Nyoman Sidakarya menyampaikan ucapan terima kasih atas waktu yang diluangkan dan penerimaan yang baik dalam audiensi ini. Kepada Bupati, Sidakarya mengatakan, tingkat kejadian kecelakaan di Kabupaten Jembrana cukup tinggi, namun Basarnas akan selalu bersinergi dengan stakeholder terkait, termasuk BPBD Jembrana dalam kegiatan operasi SAR. 

Ia mengatakan, sebagai salah satu syarat pengajuan usulan peningkatan status Pos Pencarian dan Pertolongan menjadi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas IV adalah surat rekomendasi yang diterbitkan dari pemerintah daerah. 

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jembrana menyambut baik atas usulan yang dimohonkan oleh Basarnas. Ia pun mengapresiasi Basarnas cepat datang lokasi setiap ada peristiwa musibah di Kabupaten Jembrana. "Bencana banjir paling sering terjadi di Kabupaten Jembrana. Saya mengapresiasi Basarnas yang telah turun ke lapangan bersinergi dengan BPBD kami," ujarnya. 

Bupati juga mendukung atas usulan peningkatan status dari Pos SAR menjadi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas IV. Dikatakannya, selain pelabuhan utama Gilimanuk nantinya akan ada pengembangan Pelabuhan Perikanan Rakyat (PPR) di wilayah Desa Pengambengan, Kabupaten Jembrana. "Dengan adanya dua pelabuhan ini nantinya beban kerja tim SAR juga akan bertambah berat," ujarnya. 

Bupati Kembang Hartawan juga berpesan agar penanganan musibah dan bencana dapat dilakukan secepat mungkin serta selalu berkoodinasi dengan stakeholder terkait. "Masukan-masukan tersebut saya terima dari masyarakat saat berkunjung. Ini akan terus menjadi evaluasi saya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Jembrana," ungkapnya. 

Di akhir kegiatan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memberikan cindera mata kepada Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip