Podiumnews.com / Aktual / Olahraga

Ikhlas dan Doa Ortu Antar Desak Made Raih Emas Asian Games 2026

Oleh Kander Turnip • 01 Oktober 2026 • 20:46:00 WITA

Ikhlas dan Doa Ortu Antar Desak Made Raih Emas Asian Games 2026
Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas setelah mencatatkan waktu 6,062 detik pada pertandingan di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1, Jepang, Rabu (30/9/2026). (Foto/Humas Kemenpora)

NAGOYA, PODIUMNEWS.com – Strategi “memanjat dengan ikhlas” dan menjaga pikiran tetap positif menjadi kunci atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih medali emas nomor speed putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Desak meraih emas setelah mencatatkan waktu 6,062 detik pada pertandingan di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1, Rabu (30/9/2026). Catatan tersebut sekaligus menjadi rekor Asian Games dan rekor Asia.

Perjalanan Desak menuju podium tertinggi tidak sepenuhnya berjalan mulus. Pertandingan sempat mengalami beberapa kali penundaan akibat gangguan teknis yang menguji kesiapan fisik dan konsentrasi para atlet. 

“Lumayan mengganggu ya, karena badan sudah siap, pikiran sudah siap, terus tiba-tiba ditunda lima menit, terus lima menit lagi. Mikirnya ke mana-mana, tapi lebih ke mikir positif, coba alihkan pikiran,” ujar Desak seusai pertandingan, seperti dikutip infopublik.id.

Atlet asal Bali tersebut kemudian memilih mengalihkan pikirannya dan tampil tanpa memberikan beban berlebihan kepada diri sendiri. Strategi mental yang ia sebut sebagai “manjat ikhlas” menjadi cara Desak menjaga konsentrasi ketika pertandingan kembali dimulai.

Fokus hingga Tombol Finis

Desak tampil konsisten hingga mencapai garis finis. Bahkan, karena begitu fokus menjalani perlombaan, ia mengaku sempat tidak menyadari bahwa dirinya telah menyentuh tombol finis lebih cepat dibandingkan lawannya. 

“Masih ngeblank, masih bingung yang mana menang, yang mana ini. Soalnya memanjatnya ya sudah, memanjat ikhlas saja gitu,” tutur Desak Made.

Catatan waktu 6,062 detik mengantarkan Desak meraih emas dengan selisih tipis. Atlet China Deng Lijuan meraih perak setelah mencatatkan waktu 6,064 detik, sedangkan perunggu menjadi milik Jeong Ji Min dari Korea Selatan dengan waktu 6,18 detik.

Selain mempersembahkan emas untuk Indonesia, capaian tersebut menjadi catatan prestasi tersendiri bagi Desak karena berhasil memperbarui rekor yang sebelumnya dimilikinya.

Dipersembahkan untuk Orang Tua dan Indonesia

Tangis haru Desak pecah ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang dalam seremoni penghormatan kepada para peraih medali. Desak menyebut keberhasilan tersebut tidak hanya lahir dari perjuangan dirinya di arena pertandingan, tetapi juga dukungan keluarga, rekan-rekan pelatnas, tim, dan masyarakat Indonesia. 

“Pertama mengucap syukur dan terima kasih. Buat diri sendiri yang sudah bekerja keras, kedua orang tua yang selalu mendoakan, teman-teman pelatnas, tim, dan seluruh masyarakat Indonesia. Ini medali emas untuk kita semua,” kata Desak.

Medali tersebut sekaligus menjadi emas bagi Indonesia dalam perjuangan kontingen Merah Putih di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Capaian Desak juga memastikan target empat medali emas Indonesia di Asian Games 2026 terpenuhi. Sebelumnya, Indonesia telah memperoleh tiga emas dari cabang bulu tangkis sebanyak dua medali dan satu emas dari angkat besi.

Prestasi Desak Made menjadi bagian dari hasil pembinaan olahraga prestasi yang mempertemukan kerja keras atlet, dukungan keluarga, pelatih, tim pendukung, serta dukungan masyarakat.

Dengan rekor Asian Games dan Asia yang dicatatkan, Desak Made Rita tidak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga menorehkan catatan baru bagi panjat tebing Indonesia di panggung olahraga Asia.

(riki/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip