Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Mayat Bule Ukraina Membusuk di Rumah Kontrakan di Canggu

Oleh Kander Turnip • 09 Oktober 2026 • 21:58:00 WITA

Mayat Bule Ukraina Membusuk di Rumah Kontrakan di Canggu
Warga dikejutkan penemuan mayat bule Ukraina berinisial VK membusuk di rumah kontrakan di Perumahan Mahesatama, Jalan Bambu Kuning I Nomor 23, Banjar Umabuluh, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, Rabu (7/10/2026). (foto/hes)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Warga dikejutkan penemuan mayat bule Ukraina berinisial VK membusuk di rumah kontrakan di Perumahan Mahesatama, Jalan Bambu Kuning I Nomor 23, Banjar Umabuluh, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 20.30 Wita. Bahkan, saat ditemukan kondisi tubuh korban sudah dikerubungi belatung. 

Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana, mengatakan, teman korban berinisial PK (53) asal Perancis mendatangi rumah korban untuk mengambil anjing miliknya. Saksi datang bersama Ni Luh Yastini Tressya Dewi (44). 

Sesampainya di depan rumah, mereka mendapati pintu gerbang rumah tidak terkunci. Begitu hendak membuka pintu rumah, mereka mencium bau tidak sedap. Curiga melihat kondisi itu, keduanya pergi mencari bantuan warga sekitar.

Bersama pecalang Desa Adat Canggu, dua saksi bergegas kembali mengecek rumah dan menemukan korban tergeletak di dekat pintu masuk rumah dalam kondisi sudah membusuk. "Korban ditemukan telentang di lantai dekat pintu masuk rumah," ujar Kompol Sukadana. 

Personel Polsek Kuta Utara datang ke lokasi dan melakukan penyelidikan. Polisi memperkirakan korban meninggal sudah lebih dari 3 hari. Sehingga kondisi jenazah sudah membusuk dan dipenuhi belatung. 

Sementara barang milik korban tidak ada yang hilang, seperti sepeda motor Honda Vario Tekno warna putih merah nopol DK 4240 ADL. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUP Prof dr IGNG Ngoerah, Denpasar, untuk penanganan lebih lanjut.

Kepada polisi, PK mengaku sempat menghubungi korban, tapi tidak ada respon. Ia kali terakhir bertemu korban, Sabtu (26/9/2026). 

Sementara tetangga korban bernama Dewi, mengaku sempat dihubungi korban melalui WhatsApp pada 30 September 2026 untuk meminjam uang. Namun, Dewi tidak memberikan pinjaman karena korban masih memiliki utang sebesar Rp2 juta kepadanya. 

Kompol Sukadana mengatakan, hingga kini penyebab kematian korban masih didalami, termasuk rencana autopsi guna memastikan penyebab kematian korban.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip