Antrean Kendaraan Isi BBM di Denpasar Bikin Macet, Ini yang Dilakukan Polisi
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Puluhan personel Satuan Lalu Lintas Polresta Denpasar dikerahkan ke sejumlah titik persimpangan guna mengantisipasi kemacetan akibat antrean panjang kendaraan mengisi BBM di sejumlah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di wilayah Kota Denpasar, Bali.
Hingga Selasa (13/10/2026) sore, pengamanan yang dilakukan personel Polantas dipimpin Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, S.I.K., berjalan aman dan kondusif.
Menurut Kompol Bhayangkara, pengamanan dan pengaturan yang dilakukan personel Polantas, menyasar sejumlah SPBU yang berada di wilayah Polresta Denpasar dan Kabupaten Badung. "Sebanyak 36 personel Sat Lantas diterjunkan untuk melaksanakan pengaturan dan pemantauan di lapangan," ujar Kompol Bhayangkara.
Dikatakannya, jumlah personel tersebut direncanakan kembali ditambah pada sore hari. Hal ini seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan potensi kepadatan arus lalu lintas.
Mantan Kasatlantas Polres Gianyar ini mengatakan, personel Sat Lantas yang melaksanakan pengamanan dan pengaturan, sejatinya ditempatkan pada 13 titik SPBU di wilayah Denpasar.
Kemudian di beberapa lokasi, personel Polantas akan berkolaborasi dengan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) untuk bersama-sama mengantisipasi kepadatan, serta memastikan kendaraan yang mengantre tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Selain fokus pada antrean di SPBU, personel juga melakukan atensi terhadap sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan tertib.
Senada Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan, pengerahan personel tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam menjaga keselamatan dan kelancaran masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di sekitar SPBU.
“Kami melakukan pengamanan dan pengaturan di sejumlah SPBU untuk memastikan antrean kendaraan tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Personel juga melakukan pemantauan di titik-titik yang berpotensi terjadi kepadatan sehingga dapat segera dilakukan langkah pengaturan apabila diperlukan,” ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya dilakukan pada jam-jam tertentu, namun menyesuaikan dengan situasi dan perkembangan aktivitas masyarakat di lapangan. Penambahan personel pada sore hari juga dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi meningkatnya volume kendaraan.
“Kami mengimbau masyarakat yang mengantre di SPBU untuk tetap tertib, mengikuti arahan petugas dan tidak mengambil jalur yang dapat mengganggu pengguna jalan lainnya. Keselamatan dan kelancaran lalu lintas menjadi perhatian bersama,” imbuhnya.
(hes/kturnip)