Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Pemuda Asal Manggarai Tewas Ditusuk Obeng di Kerobokan Kelod

Oleh Kander Turnip • 19 Oktober 2026 • 19:57:00 WITA

Pemuda Asal Manggarai Tewas Ditusuk Obeng di Kerobokan Kelod
A, pelaku penganiayaan yang menyebabkan kematian RJ, di areal parkir Jinar Beauty & Wellness, Jalan Batu Belig Nomor 99, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Bali, Minggu (18/10/2026). (foto/hes)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Diduga salah paham sesama karyawan seorang pria bernama Rikardus Juwandi alias RJ (26) asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas mengenaskan dengan luka tusuk di bagian kepala. Pelaku berinisial A berhasil ditangkap polisi di lokasi kejadian. Pelaku diduga menganiaya korban menggunakan obeng.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi di areal parkir Jinar Beauty & Wellness, Jalan Batu Belig Nomor 99, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Bali, Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 19.00 Wita. Lokasi tersebut diketahui tempat spa dan salon kecantikan. 

Belum diketahui seperti apa kronologis kejadian tersebut. Namun disebutkan, kematian korban akibat salah paham sesama rekan kerja di TKP salon kecantikan tersebut. 

"Korban sempat dilarikan ke klinik dan Rumah Sakit Garba Med sebelum dinyatakan meninggal dunia pada pukul 23.33 Wita," ujar Kapolsek Kuta Utara, Kompol Ketut Sukadana, Senin (19/10/2026). 

Dijelaskan Kapolsek, pihak kepolisian telah meminta keterangan para saksi salah satunya saksi karyawan Jinar Beauty, Saksi I Kadek Hari Ugrasena (36). Saksi saat itu sedang bekerja dan mendengar suara keributan dari areal parkir tempat usaha tersebut sekitar pukul 19.00 Wita. 

Penasaran dengan suara keributan itu, saksi keluar dan melihat ada seorang pria sudah dalam keadaan terkapar bersimbah darah. "Saksi melihat korban (RJ, red) terkapar mengeluarkan darah dari bagian kepala sebelah kanan,” ujarnya. 

Tidak tega melihat kondisi korban, saksi berusaha memberikan pertolongan dengan membawa korban ke klinik. Melihat korban tidak sadarkan diri, saksi kemudian membawanya ke Rumah Sakit Garba Med untuk mendapatkan penanganan medis.

"Meski sempat mendapatkan pertolongan, namun nyawa korban tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar," ujar Kapolsek. 

Dari informasi awal dugaan penganiayaan itu terjadi akibat salah paham. Keduanya saat itu sedang bekerja. Pelaku sedang memperbaiki pintu dengan membawa obeng. 

"Bukan pembunuhan, mereka sama-sama kerja di lokasi yang sama. Mungkin ada miskomunikasi di antara mereka akhirnya terjadi pemukulan dan pas pelakunya masih benahi pintu dan bawa obeng," ujarnya. 

Setelah kejadian itu, korban terkapar bersimbah darah. Warga yang mengetahui kejadian membawa korban ke rumah sakit. Tak lama polisi datang ke lokasi dan mengamankan pelaku Arif. Polisi mengamankan obeng yang diduga menusuk kepala korban. "Pelaku sudah diamankan. Rencananya besok dirilis Kapolres," ungkap Kompol Sukadana. 

Dikatakannya, pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian di Jinar Beauty & Wellness untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi, polisi juga telah memasang police line. 

Selain itu, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi, memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV, serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip