Podiumnews.com / Aktual / News

Buruh Bongkar Muatan Tewas Tertimpa Tumpukan Kaca di Ungasan

Oleh Kander Turnip • 22 Oktober 2026 • 21:20:00 WITA

Buruh Bongkar Muatan Tewas Tertimpa Tumpukan Kaca di Ungasan
Buruh bongkar muat tewas akibat tertimpa tumpukan kaca di kawasan Jalan Goa Gong, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, Selasa (20/10/2026). (foto/hes)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Tragis nian nasib yang dialami pekerja angkut berinisial SE (37) asal Jember, Jawa Timur. Saat proses bongkar muatan, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan wajah setelah tertimpa tumpukan kaca setebal 10 milimeter.

Pria tersebut kemudian tewas di lokasi kejadian. Peristiwa nahas itu terjadi di kawasan Jalan Goa Gong, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 16.38 Wita. 

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Saputra Jaya SH, mengatakan, kejadian berawal saat satu unit mobil Isuzu Traga nopol DK 8838 DS yang dikemudikan oleh Muhammad Faqih (26) sedang membawa muatan 16 lembar kaca dari gudang tempatnya bekerja sekitar pukul 12.30 Wita. 

"Muatan tersebut terdiri dari 8 lembar kaca setebal 6 mm dan 8 lembar kaca setebal 10 mm," ucapnya. 

Dalam perjalanan, mobil melintasi jalur menanjak di kawasan Pura Goa Gong, Kuta Selatan. Namun kendaraan tersebut mengalami kendala teknis akibat kampas kopling yang habis. 

Mobil tersebut akhirnya dibantu mobil lain untuk ikut menanjak, dan berhasil diparkir di pinggir jalan di atas kawasan Pura Goa Gong. Selanjutnya, sang sopir menghubungi pihak perusahaan untuk mengirimkan kendaraan pengganti dan tenaga tambahan guna memindahkan muatan kaca tersebut. 

Beberapa saat ditunggu, mobil bantuan datang. Proses pemindahan muatan dilakukan oleh tim yang berjumlah enam orang. Para pekerja bersama beberapa tenaga tambahan, termasuk korban SE melakukan pemindahan kaca. 

Para pekerja berhasil memindahkan 8 lembar kaca setebal 6 mm yang berada di sisi kiri kendaraan ke mobil pengganti. Setelah muatan di sisi kiri kosong, tumpukan kaca tersisa hanya berada di sisi kanan kendaraan, yaitu 8 lembar kaca tebal 10 mm berukuran 1,35 meter x 1,75 meter.

Petaka terjadi saat tim sedang mengikat kaca yang baru dipindahkan. Korban SE mendatangi mobil pertama lalu melepas tali pengikat 8 lembar kaca tebal yang berada di sisi kanan.

Saat tali dilepas, korban berteriak bersamaan dengan suara keras pecahan kaca roboh. Diduga terjadi ketidakseimbangan beban pada kendaraan setelah sisi kiri kosong. "Ketika tali dibuka, tumpukan kaca langsung miring ke kanan dan menimpa tubuh korban," ungkap Iptu Gede Adhi. 

Mendengar jeritan itu, rekan-rekan kerja korban terkejut, dan langsung berhamburan mencoba mengangkat tumpukan kaca yang menimpa tubuh SE. Dari delapan lembar kaca tersebut, tiga di antaranya hancur berkeping-keping, sementara lima lembar lainnya masih utuh.

"Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh aparat kepolisian, korban mengalami luka terbuka fatal di bagian atas kepala serta luka robek parah dari mata kanan hingga area telinga," ungkapnya.

Sekitar pukul 19.10 Wita, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUP Prof. Ngoerah Sanglah Denpasar untuk penanganan medis lebih lanjut. Kasus kecelakaan kerja ini kini dalam penanganan Polresta Denpasar.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip