Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Entrepreneur Muda, Made Surya Nanda : Jangan Jadi Penonton di Negeri Sendiri

Oleh Podiumnews • 18 November 2017 • 13:43:30 WITA

Entrepreneur Muda, Made Surya Nanda : Jangan Jadi Penonton di Negeri Sendiri
Dirut Raditya Holding Company, Made Surya Nanda Permana

CANGGU,podiumnews.com-Setelah  Kinuwa restaurant & healthy bar, Raditya Holding Company kembali akan mengembangkan bisnisnya dengan membuka satu lagi  pusat kuliner yang berlokasi di kompleks Canggu Avenue di jalan Pantai Batu Bolong. Pusat kuliner dengan ikon selera nusantara (selnus) ini, dibangun menyatu dengan kawasan wisata air Taman Segara Madu (TSM).

Sesuai namanya selera nusantara, maka menu yang akan dijadikan andalannya adalah masakan-masakan khas nuansa nusantara mulai nasi campur ala jawa timuran, masakan Bali, dan jenis masakan lain dengan market menengah ke bawah.

"Di kawasan Canggu Avenue (CA) ini, kami ingin bisa memenuhi selera seluruh lapisan masyarakat termasuk wisatawan mancanegara. Karenanya selain kami siapkan Kinuwa restauran & Healthy Bar dan BBQ dengan menu-menu spesial dengan sasaran market menengah ke atas, juga stand Selnus untuk selera masyarakat lokal," jelas Dirut Raditya Holding Company, Made Surya Nanda Permana, saat taste food selnus, Jumat lalu.

Putra tunggal pengusaha sukses I Made Sudiana dari Canggu ini mengakui, desanya (Canggu) saat ini sudah mulai berkembang sebagai destinasi pariwisata alternatif di Kuta Utara. Diprediksi dalam kurun waktu lima tahun kedepan, Canggu dan Kuta Utara umumnya akan berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan setelah Nusa Dua dan Kuta.

Untuk itu, sebagai orang yang dilahirkan di Canggu, menurut owner UD Surya Nanda Galeri Teknologi  (Galtek) ini, dia ingin ikut mendukung perkembangan industri pariwisata dengan membangun fasilitas lengkap di kawasan Canggu Avenue.

Selain Kinuwa Restaurant & Healthy Bar, di kawasan itu juga sudah dibangun sarana GYM (Jim), Spa, mini market, wisata air (kolam renang dan permainan air), dan dalam waktu dekat juga akan dibangun Guesthouse.

"Sebagai warga asli kita tak ingin nantinya hanya menjadi penonton, jika industri pariwisata nanti sudah berkembang. Kita juga harus ikut ambil bagian sebagai subjek dalam industri pariwisata ini. Jangan terbalik, ketika industri pariwisata berkembang kita malah sibuk mau jual tanah karena harganya mahal," tandas Surya Nanda yang masih melajang ini. (KP-TIM)