Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Dari Bahan Alami, Jamu Covid-19 Pekalongan Diburu Pembeli

Oleh Podiumnews • 04 April 2020 • 13:18:02 WITA

Dari Bahan Alami, Jamu Covid-19 Pekalongan Diburu Pembeli
Produk jamu J-Co 19 dalam kemasab botol yang diproduksi Dinkes PSPJ Pekalongan.

PEKALONGAN, PODIUMNEWS.com – Eksistensi jamu tradisional yang dipercaya masyarakat dapat menjaga daya tahan tubuh, permintaannya makin meningkat di tengah merebaknya virus Covid-19.

Pun terhadap permintaan jamu tradisional yang dibuat oleh Pusat Penelitian, Pengembangan dan Pelayanan Jamu Dinas Kesehatan (PSPJ Dinkes) Kota Pekalongan.

Seperti baru-baru ini, PSPJ Dinkes Pekalongan meluncurkan varian produk terbaru dengan merek J-Co 19 (Jamu Covid-19). Yang diramu dari bahan alami berupa kunyit, secang, lengkuas, kayu secang dan jeruk.

“Pada saat sotf launching hanya diproduksi 20-25 botol tetapi langsung terjual habis. Bahkan beberapa pihak telah memesan untuk dapat menikmati jamu tersebut,” kata Kepala PSPJ Pekalongan Uswatun Khasanah, Kamis (2/4) di Pekalongan.

Menurut dia, permintaan jamu buatan PSPJ Dinkes Pekalongan juga datang dari luar daerah, seperti NTB, Kupang, Palembang, Yogyakarta dan beberapa daerah lain di Indonesia.

Tak hanya J-Co 19, dalam dua pekan terakhir ini permintaan terhadap varian lain juga meningkat drastis. Seperti jamu jenis produk siap minum maupun dalam kemasan instan jumlah pemesannya juga meningkat.

Umumnya pemesanan datang dari masyarakat, instansi yang ada di Kota Pekalongan.

“Masyarakat yang sebelumnya enggan minum jamu karena rasanya pahit, sekarang semakin menyadari pentingnya minum jamu untuk meningkatkan imunitas,” terangnya.

Peningkatan permintaan jamu PSPJ mencapai 300-400 persen dari sebelumnya hanya 100-200 botol per hari. Meski harga bahan baku melonjak akibat tingginya permintaan rempah-rempah, pihaknya memilih tetap tidak menaikkan harga.

“Varian jamu yang biasa dipesan sangat beragam. Kebanyakan varian bir pletok, temulawak, jahe, kencur, dan sebagainya yang banyak mengandung khasiat untuk menghangatkan badan, menyegarkan badan, melancarkan peredaran darah, dan meningkatkan imunitas tubuh," sebutnya.

Untuk harga pihaknya menjamin relatif murah kisaran Rp 5 ribu per botol dan Rp 15 ribu untuk kemasan. (COK/PDN)