Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Bupati Badung Rapat Virtual Bahas Cegah Covid-19

Oleh Podiumnews • 06 April 2020 • 20:15:42 WITA

Bupati Badung Rapat Virtual Bahas Cegah Covid-19
Bupati Giri Prasta didampingi Sekda Adi Arnawa menggelar rapat koordinasi virtual bersama seluruh Camat, Perbekel dan Lurah se-Kabupaten Badung bertempat di Ruang Kerja Rumah Jabatan Bupati, Senin (6/4).

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) I Wayan Adi Arnawa menggelar rapat koordinasi virtual bersama seluruh camat, perbekel dan lurah se-Kabupaten Badung, bertempat di Ruang Kerja Rumah Jabatan Bupati, Senin (6/4).

Koordinasi virtual itu juga melibatkan Kajari Badung Hari Wibowo untuk memberikan arahan dan pemahaman kepada perangkat desa/lurah terkait adanya aturan dari Kementerian Desa tentang realokasi dan refocusing penggunaan dana desa untuk percepatan penanggulangan Covid-19 di Badung.

”Kami memerlukan pendampingan dari Kejari Badung agar pemanfaatan, penggunaan dan pengelolaan dana desa sesuai dengan regulasi aturan dan perundang-undangan yang berlaku," jelas Giri Prasta.

Pada kesempatan itu, Bupati Giri Prasta mengajak seluruh camat, perbekel dan lurah di Badung untuk bergotong-royong, gerak cepat, tanggap darurat dan tepat sasaran dalam  pencegahan penyebaran Covid-19.

Giri Prasta ingin memastikan aparatur level pemerintahan terbawah taat dan patuh mengikuti protokol pencegahan dari Satgas Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Undonesia.

Protokol pencegahan itu antara lain pembatasan sosial (social distancing), perilaku hidup sehat dan bersih, seperti cuci tangan pakai sabun, konsumsi gizi seimbang dengan mengoptimalkan potensi pangan lokal, olahraga teratur, istirahat cukup dan selalu berpikir positif. 

Bupati Giri Prasta juga mengarahkan perbekel/lurah untuk aktif menjalin koordinasi dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan, terutama dalam melaporkan status orang dalam pemantauan, yaitu warga Badung yang punya riwayat perjalanan dari luar daerah/luar negeri.

Bupati Giri Prasta juga meminta perbekel dan lurah berkoordinasi dengan desa adat di wilayahnya untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan satuan gugus tugas penanggulangan, sehingga ada satu kesamaan pola pikir dan langkah dalam penanganan Covid-19. 

“Aktifkan desa adat dan dinas tentang pentingnya pembatasan sosial dan fisik maupun upaya pencegahan lainnya. Sehingga risiko penyebaran Covid-19 di masyarakat bisa ditekan,” pinta Giri Prasta.

Terkait penggunaan dana desa untuk menangani masalah ini, Giri Prasta mendukung langkah Kementerian Desa.

”Bisa digunakan untuk menggenjot pencegahan. Silakan alokasinya diatur di musyawarah desa, yang penting gerak cepat. Selain itu, program padat karya tunai tetap perlu dilakukan untuk menggerakkan ekonomi desa, dengan tetap mematuhi protokol pencegahan covid-19,” ujarnya.

Sementara itu Kejari Badung sangat mengapresiasi langkah cepat yang ditempuh Pemda Badung dalam hal realokasi dan refocusing penggunaan dana desa guna mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19.

"Yang diperlukan saat ini memang kecepatan agar kita tidak kehilangan momentum dalam memutus rantai pandemi Covid-19. Kami selalu siap bergotong-royong membantu dan mendampingi," ujarnya. (RIK/PDN)