Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Wagub Cok Ace Tawarkan Konsep MICE Tourism Era New Normal

Oleh Podiumnews • 28 Mei 2020 • 21:32:27 WITA

Wagub Cok Ace Tawarkan Konsep MICE Tourism Era New Normal
Wagub Cok Ace

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Menyongsong Era New Normal pada sektor MICE Tourism (Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran), Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menawarkan sebuah konsep baru agar bagaimana Bali tetap mampu bersaing dan mengambil bagian penting di dalamnya.

Hal ini terungkap saat Web Seminar (Webinar) dengan tema “Bali’s New Normal Series II , Road Map to Bali’s Next Normal ( Is Bali ready for a MICE Business?) yang diselenggarakan melalui aplikasi Zoom, Kamis (28/5) di Denpasar.

"Ked epan untuk tetap menjadi tempat favorit penyelenggaraan MICE, Bali harus mampu berinovasi dan menyajikan sesuatu yang baru. Salah satunya adalah menawarkan konsep MICE baru yaitu pertemuan di ruang terbuka. Dengan demikian Bali dapat tetap unggul," kata Cok Ace.

Namun untuk mencapai target itu, ada sejumlah persyaratan protokol kesehatan berstandar internasional yang mesti dipenuhi oleh Bali yang pada masa sebelumnya telah menjadi salah satu tujuan MICE Tourism terbaik dunia.

"Yakni memenuhi standar kebersihan, memenuhi standar kesehatan dan memenuhi standar keamanan. Dengan melihat kekuatan dan potensi Bali dalam rangka penyelenggaraan MICE beberapa tahun terakhir, mau tidak mau Bali harus mengikuti apa yang disyaratkan di dalam ketentuan-ketentuan protokol kesehatan itu," ujarnya.

Jika hal itu mampu dimplementasikan secara baik yang kemudian didukung pula oleh keunggulan akan keramahan penduduknya, keindahan alam dan budaya yang mampu menginspirasi, pihaknya optimis Bali akan tetap menjadi tempat tujuan MICE Tourism terbaik di dunia.

Hal itu menurutnya bukanlah tanpa alasan, ini mengingat berulangkali keberhasilan Bali berpengalaman sebagai tenpat penyelenggara MICE tingkat dunia sebelum terjadi pandemi Covid-19.

"Beberapa pertemuan tingkat dunia yang pernah diadakan di Bali dan berjalan sukses, antara lain APEC 2013, IMF-World Bank Annual Meeting 2018 serta konferensi bertaraf internasional lainnya," sebutnya.

Selain itu faktor lain yang turut mendukung keyakinan Bali akan mampu tetap menjadi tempat MICE Tourism terbaik dunia adalah soal kesiapan jumlah akomodasi dan infrastruktur penunjang lain yang sangat memadai.

Terbukti tahun ini seandainya tak terjadi pandemi, sejumlah kegiatan internasional berencana digelar di Bali. Di antaranya kegiatan Asia Pacific City Summit and Mayors, International Conference on Human Rights and Human Dignity dan KTT Perubahan Iklim Dunia.

"Karena terjadi pandemik yang menyebar di seluruh dunia, maka terpaksa ditunda," sebutnyam

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Wishnutama Kusubandio dalam sambutannya menyampaikan optimismenya bahwa MICE di Bali akan kembali bangkit. Namun untuk itu perlu disusun sejumlah langkah tepat.

Menurut Wishnutama, langkah pertama yang harus disusun adalah merumuskan protokol The New Normal MICE dengan menggabungkan inovasi. Ditambah penawaran hal yang berbeda dan didukung dengan pelaksanaan protokol yang disiplin dan detail.

"Pariwisata Bali akan bangkit dan MICE menjadi core devisa pariwisata. Karena potensi ekonomi dari penyelenggaraan MICE sangat tinggi, maka menjadi bagian strategis dari pariwisata Indonesia," terangnya.

Kegiatan Webinar yang digelar Bali Travel Board dan GIPI Bali ini turut pula dihadiri Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali Trisno Nugroho, Ketua BTB / GIPI Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana.

Webinar juga diisi dengan sejumlah pembicara di antaranya Kepala Politeknik Pusat MICE Jakarta Christina L Rudatin, DOSM Westin Resort Nusa Dua dan BICC Saraswati Subadia dan Direktur Pengembangan Bisnis EMEA at Simpleview Christian Ortlepp. (ISU/PDN)