Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Diskerpus Badung Luncurkan Inlislite dan Perpustakaan Berinklusi Sosial

Oleh Podiumnews • 10 Juni 2020 • 17:24:39 WITA

Diskerpus Badung Luncurkan Inlislite dan Perpustakaan Berinklusi Sosial
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Badung Ni Wayan Kristiani menyerahkan bantuan penerapan perpustakaan berinklusi sosial bertempat di Gedung Sastra Mangutama, Rabu (10/6).

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com - Menghadapi masa pandemi Covid-19, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskerpus) Kabupaten Badung meluncurkan program inovasi Inlislite dan Perpustakaan Berinklusi Sosial, Rabu (10/6) di Mangupura.

Kepala Diskerpus Badung Ni Wayan Kristiani mengatakan tingkat kunjungan masyarakat ke Gedung Layanan Sastra Mangutama sebelum pandemi cukup tinggi. Namun akibat pandemi terpaksa ditutup sementara.

Menyiasati hal itu, Diskerpus Badung lantas meluncurkan program Inlislite. Yaitu sebuah layanan aplikasi berbasis web yang dapat diakses masyarakat secara online dalam kegiatan mencari informasi di perpustakaan.

"Program ini sebagai wujud inovasi baru dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dalam menyiapkan  kemudahan layanan yang disediakan untuk pemustaka," katanya.

Ditambahkannya tujuan dari aplikasi ini untuk mempermudah pemustaka mendapatkan pelayanan, di samping meningkatkan minat baca masyarakat.

Selain itu, pihaknya tengah mencoba membuat suatu penelitian sederhana tentang kegiatan pelaksanaan perpustakaan berinklusi sosial. Inklusi sosial adalah memandang perpustakaan sebagai subsistem pembangunan sosial kemasyarakatan, sehingga perpustakaan dirancang memiliki nilai kemanfaatan tinggi bagi masyarakat.

"Melalui pendekatan inklusif ini perpustakaan mampu menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk memperoleh semangat baru dan solusi dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan," terangnya. 

Dikatakan kegiatan ini dirancang untuk keluarga yang terdampak Covid-19. Telah ditetapkan dua keluarga, yaitu keluarga I Gusti Ngurah Darma Putra Wijaya asal Penarungan, pekerja pariwisata terkena PHK sejak Maret 2020, serta keluarga I Made Suardika asal Mengwi yang juga terkena PHK.

Untuk mendukung program ini telah diserahkan bantuan penerapan perpustakaan berinklusi sosial berupa tong sale, bibit lele dan bibit sayur serta dana pemeliharaan bertempat di Gedung Sastra Mangutama Diskerpus.

"Keluarga inilah yang kami latih untuk dapat menggetoktularkan kepada keluarga yang terdampak lainnya," tambahnya. 

Lebih lanjut dikatakan selama penerapan work from home dan work from office, para pejabat fungsional pustakawan yang bertugas di Gedung Layanan Sastra Mangutama telah banyak yang dapat dikerjakan.

Seperti menyelesaikan jaringan program Inlislite berbasis Web, membuat penutup wajah (Face Shield) yang dikerjakan oleh seluruh karyawan Diskerpus Badung yang hasilnya telah diserahkan kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Badung sebanyak 300 buah. (RIK/PDN)