Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Ny. Putri Koster Gandeng Dinas Pariwisata Angkat Produk Lokal Bali

Oleh Podiumnews • 24 Agustus 2020 • 21:54:24 WITA

Ny. Putri Koster Gandeng Dinas Pariwisata Angkat Produk Lokal Bali
Ny. Putri Koster

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Kondisi pandemi Covid-19 belakangan ini, mencuatkan gagasan melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pariwisata di Bali. Salah satu upaya ditempuh melalui terobosan bagaimana mengangkat produk lokal lebih dihargai dan mendapat tempat layak dalam industri pariwisata.

Terobosan dan gagasan ini dilakukan oleh Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny Putri Suastini Koster.

Pihaknya kemudian mengadakan pertemuan dengan menghadirkan sejumlah ahli dan pemangku kepentingan guna membahas rencana penyempurnaan cenderamata destinasi wisata dan penggunaan busana berbasis kearifan lokal oleh pramuwisata, Senin (24/8) di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Denpasar.

“Mari kita tata agar kue pariwisata ini dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat lokal yang ada di Bali,” kata istri Gubernur Bali Wayan Koster ini.

Putri Suastini Koster mengatakan, Bali memiliki kekayaan dari sisi kearifan lokal yang belum dilibatkan secara maksimal dalam menciptakan pariwisata budaya yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dalam kapasitas sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Bali, pihaknya menginginkan produk dan potensi lokal Bali dapat terserap dalam industri pariwisata di Pulau Dewata.

“Misalnya, saya ingin mendapat masukan (cenderamata-red) seperti apa yang harus kita berikan kepada tamu, sehingga menjadi sesuatu yang istimewa,” ujar seniman multitalenta itu.

Pihaknya sangat yakin, Bali kembali mampu membuat berbagai cenderamata berkualitas berbasis kearifan lokal, yang pasarnya selama ini tergerus oleh produk-produk massal impor berkualitas rendah.

Selain cenderamata, Putri Koster juga menggagas agar pramuwisata di Pulau Dewata tampil dengan pakaian mencirikan budaya lokal Bali.

“Idenya melalui pramuwisata menunjukkan produk asli Bali. Produk sandang kita bagus-bagus, limited edition,” kata penyair mantra yang pula Ketua TP PKK Provinsi Bali ini. Ia menambahkan, hal ini akan memberikan kebanggaan terhadap pramuwisata Bali itu sendiri.

Sementara itu, Ketua Himpunan Pramuwisata Bali Nyoman Nuarta menyambut baik gagasan agar pramuwisata di Bali menggunakan pakaian produk lokal yang berbasis budaya Bali.

Menurutnya, ini akan memberikan ciri khas terhadap pramuwisata legal di Bali. “Saya ingin membedakan guide legal dengan ilegal,” ujarnya.

Nuarta berharap, pakaian pramuwisata ini nantinya akan menunjukkan identitas, namun ia meminta agar dari segi harga jangan sampai memberatkan pramuwisata itu sendiri.

Sedangkan Kepala Dinas Pariwisata  (Kadispar) Provinsi Bali Putu Astawa mengatakan, berbagai masukan tadi bakal ditindaklanjuti dengan menggandeng desainer lokal untuk menghasilkan desain pakaian yang mampu menyerap produk lokal dalam industri pariwisata Bali. (BAS/PDN)