Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Masa Pandemi, Ny. Putri Koster Ajak Kreatif Mencari Tambahan Pemasukan Keluarga

Oleh Podiumnews • 01 September 2020 • 20:07:14 WITA

Masa Pandemi, Ny. Putri Koster Ajak Kreatif Mencari Tambahan Pemasukan Keluarga
Ny. Putri Koster

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - PKK Gebrak Masker salah satu program terbaru yang saat ini menjadi prioritas dalam memutus penyebaran dan penularan virus Corona. Di mana semua orang wajib menggunakan masker tanpa terkecuali.

Hal ini disampaikannya Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster saat menjadi narasumber pada dialog interaktif dengan topik "Kreativitas Ibu-ibu di Masa Pandemi Covid-19" di salah satu radio swasta, Kuta-Badung, Selasa (1/9).

Putri Koster mengatakan, Gebrak Masker ini memberikan insiprasi bagi pihaknya untuk kembali menggerakan UMKM yang sebagian besar mengalami keterpurukan akibat pandemi.

Sehingga pihaknya pun mengajak semua kader PKK se-Bali untuk aktif, inovatif serta kreaktif dengan prinsip pembuatan masker dari Bali, oleh Bali dan untuk masyarakat Bali.

“Semakin banyaknya kasus yang tercatat menyebabkan keprihatinan berbagai pihak. Salah satunya Tim Penggerak PKK di mana semakin banyaknya pelaku UMKM yang tiarap akibat pariwisata ditutup,” ujarnya.

Menyikapi hal itu, pihaknya meminta para kader PKK, khususnya ibu-ibu sebagai garda terdepan dalam rumah tangga pada masa pandemi ini agar tidak mudah menyerah.

“Pergerakan pemberdayaan kesejahteraan keluarga yang berada di bawah Dinas PMD, karena tupoksi kinerja TP PKK sebagai ex officio pimpinan daerah adalah mensosialisasikan Program Pokok PKK hingga perencanaan kesehatan keluarga. Terutama saat pandemi kita semua bisa keluar dari masalah,” tuturnya.

Lanjut dia, sebagai seorang ibu yang merupakan penjaga benteng keluarga harus aktif. “Mari jangan patah hati di tengah pandemi. Tumbuhkan semangat untuk mengajak anggota keluarga berperan dalam menciptakan kreasi baru yang dapat mendatangkan pemasukan sehingga mampu menyambung perekonomian,” ajaknya.

“Kreatif menumbuhkan cara-cara untuk mendatangkan uang atau pemasukan saat masa pandemi Covid-19 yang mengakibatkan pergerakan terbatas,” imbuhnya. (BAS/PDN)