Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Gubernur Bali Ajak Warga Nahdliyin Bali Disiplin Protokol Kesehatan

Oleh Podiumnews • 06 September 2020 • 22:07:56 WITA

Gubernur Bali Ajak Warga Nahdliyin Bali Disiplin Protokol Kesehatan
Gubernur Koster saat membuka Konferwil VII Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Bali, bertema “Meningkatkan Penyamebrayaan Potensi Generasi Milenial Menyingsing Satu Abad Nahdlatul Ulama” di Hotel Harris, Denpasar, Minggu (6/9).

DENPASAR, PODIUMNEWS.com -  Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan bahwa organisasi Nahdlatul Ulama (NU) memiliki peran penting dalam sejarah bangsa Indonesia. NU telah menunjukkan kontribusi dan komitmen terhadap ideologi Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat membuka peserta Konferensi Wilayah (Konferwil) VII Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Bali bertema “Meningkatkan Penyamebrayaan Potensi Generasi Milenial Menyingsing Satu Abad Nahdlatul Ulama” di Hotel Harris, Denpasar, Minggu (6/9).

Ia mengaku senang melihat seluruh peserta Konferwil VII NU Provinsi Bali memakai kopiah sebagai ciri warga Nahdliyin yang juga diperkenalkan oleh Bapak Pendiri Bangsa Bung Karno.

“Saya berharap tradisi NU ini terus dipelihara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan mengedepankan nilai-nilai budaya di Indonesia sebagai bagian daripada bangsa Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Koster juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah saat ini fokus melakukan pengendalian penyebaran virus Covid-19. Kata dia, Provinsi Bali sesungguhnya sudah sempat mendapatkan apresiasi dari Presiden Joko Widodo karena dinilai penanganannya sangat baik.

Namun masih adanya oknum yang tidak tertib menjalankan protokol kesehatan membuat tren kasus Covid-19 di Pulau Dewata kembali meningkat. Oleh karena itu, dirinya  meminta kepada warga NU di Bali untuk membantu pemerintah daerah dalam menjaga kepatuhan warga melaksanakan protokol kesehatan.

“Saya mohon sekali agar kita bersama-sama tertib dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, termasuk saya mohon kepada PWNU dan PCNU untuk bersama-sama menjalankan ketentuan ini dengan baik. Karena mulai besok akan ada operasi gabungan TNI dan Polri serta pihak lain dalam rangka penegakan peraturan gubernur (Pergub) dan peraturan bupati (Perbup )sesuai arahan Presiden,” katanya.

Terkait Konferwil VII PWNU Provinsi Bali, Koster menyambut gembira pelaksanaan agenda organisasi yang penting ini. Koster mengapresiasi semangat PWNU Bali untuk tetap melaksanakan kegiatan di masa pandemi dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Ia berharap dalam pelaksanaan Konferwil khususnya dalam memilih pemimpin mengedepankan semangat musyawarah dan berdemokrasi secara kondusif. “Supaya siapapun nanti yang menjadi pengurus dapat melaksanakan tugas dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bali Abdul Aziz mengatakan, Konferwil ini adalah forum tertinggi di tingkat wilayah di seluruh Indonesia. Ini momen evaluasi sekaligus melaporkan capaian kinerja pengurus setelah telah lima tahun mengabdi pada organisasi.

Selain itu, pada kegiatan ini pula dirumuskan program kerja lima tahun ke depan organisasi yang dirangkung dari aspirasi warga Nahdliyin warga Bali. Pada momen itu juga dipilih seorang pemimpin baru untuk organisasi.

“Harapan saya, siapapun yang akan menjadi pemimpin nantinya bisa melanjutkan program-program yang telah kami tanamkan,” ujarnya.

Hadir Wakil Sekjen PBNU H. Sulthonul Huda, M.Si, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H, Ketua FKUB Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet dan beberapa perwakilan Forkopimda lainnya. (BAS/PDN)