Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Budidaya Lele, Sudana: Awalnya Coba-coba, Ternyata Hasilnya Bagus

Oleh Podiumnews • 04 Oktober 2020 • 19:03:56 WITA

Budidaya Lele, Sudana: Awalnya Coba-coba, Ternyata Hasilnya Bagus
Suasana kolam pancing dan budidaya lele milik Ketut Sudana yang berada di Peguyangan, Denpasar.

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Di tengah pandemi Covid-19, masyarakat Bali semakin kreatif untuk menyiasati dampak virus bernama Sars-CoV-2 ini.

Salah satunya dengan budidaya lele, hingga membuat kolam pancing sembari menunggu badai ini berlalu. Ibarat pepatah, menyelam sambil minum air, sekali dayung dua tiga pulau terlampui.

Seperti halnya yang dilakukan tokoh masyarakat asal Peguyangan Kangin, Ketut Sudana yang membuat budidaya lele sekaligus kolam pancing lele.

Ditemui di lokasi kolam pancing miliknya di Banjar Kedua, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, Minggu (4/10), mantan Kabid SD Disdikpora Kota Denpasar ini menuturkan, awalnya dirinya hanya sekadar coba-coba melakukan budidaya lele untuk mengisi waktu di tengah pandemi.

Namun seiring berjalannya waktu, ternyata hasilnya cukup lumayan, dan bahkan ia mengembangkan usahanya dengan membuat kolam pancing.

"Awalnya saya mencoba-coba dengan sekitar dua ribu ekor. Ternyata hasilnya bagus dan permintaan sangat tinggi. Bahkan, kekurangan saking tingginya permintaan," tutur Sudana yang juga anggota DPRD Denpasar dari Partai Gerindra ini.

Begitu juga dengan kolam pancing miliknya, kata dia, selalu ramai dikunjungi warga yang hobi mancing, khususnya menjelang akhir pekan.

Menurut dia, alasannya pun cukup sederhana, lokasi kolam pancing yang luas dan jauh dari kebisingan ini, dari segi harga sangat terjangkau.

"Setiap Selasa, Jumat dan Minggu kami mengadakan lomba. Untuk Selasa, Jumat tiketnya hanya Rp 35 ribu dengan sistem skor yang dimulai dari pukul 18.00 WITA," tuturnya.

Sementara untuk lomba di hari Minggu, lanjut dia, tiketnya hanya Rp 60 ribu dengan ikan master berikut hadiah menarik lainnya.

"Kami juga membuka mancing harian hanya Rp 25 ribu per orang dengan durasi dari pagi hingga sore hari. Berapa pun dapat ikan, itu boleh dibawa pulang," terangnya. (BAS/PDN)