Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Cok Ace Tegaskan Pariwisata Mancanegara Belum Dibuka pada 1 Desember 2020

Oleh Podiumnews • 17 November 2020 • 20:54:06 WITA

Cok Ace Tegaskan Pariwisata Mancanegara Belum Dibuka pada 1 Desember 2020
Wagub Cok Ace

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Kendatipun angka kesembuhan pasien covid-19 meningkat tajam, namun pariwisata untuk mancanegara belum terlihat ada tanda-tanda akan dibuka kembali. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) pun menegaskan, 1 Desember 2020, pariwisata untuk mancanegara belum bisa dilakukan.

Hal itu diungkapkan Wagub Cok Ace usai menghadiri Welcoming Remarks ‘Berbagi Praktik Terbaik Pelaksanaan Kabupaten/Kota Layak Anak di Indonesia’, yang berlangsung di Gedung Dharma Negara Alaya, di Denpasar, Selasa (17/11).

Menurut Cok Ace, kebijakan membuka kembali pariwisata mancanegara selain dilihat dari kesiapan Bali sendiri, juga dilihat dari kesiapan pemerintah pusat. “Kita juga harus melihat negara-negara sumber wisatawan kita, apakah mereka sudah buka atau belum (memberikan kebijakan kepada warga negaranya untuk traveling-red). Jadi, berkaca dari hal itu, kelihatannya belum bisa Desember ini. Mudah-Mudahan tahun depan bisa,” harap Cok Ace.

Cok Ace juga menegaskan, Bali sendiri telah siap membuka kembali pariwisata untuk mancanegara. Industri pariwisata, lanjut dia, seperti hotel, restoran, dan juga objek wisata lainnya telah menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat dan telah mengantongi sertifikat protokol kesehatan. Namun, kesiapan tersebut tidak cukup hanya di Bali saja.

“Di Bali sendiri penyebaran covid-19 sudah terkendali dengan baik. Hal tersebut bisa kita lihat dengan rasio kesembuhan yang cukup tinggi. Tetapi tidak cukup hanya di Bali saja. Dan semua pihak berharap secepatnya pariwisata mancanegara dibuka. Kalua bisa awal tahun, atau triwulan pertama saya kira itu sudah bagus sekali,” tandasnya.

Cok Ace juga mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Bali tengah melakukan kajian terkait hal tersebut. Kendatipun akan dibuka, lanjut Cok Ace, akan dilakukan dengan sangat terbatas. Yakni pada negara-negara tertentu saja. “Itu sedang kami kaji, sambil tetap memperhatikan kondisi di lapangan,” tandas Penglisngsir Puri Ubud ini. (BAS/PDN)