Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Bali Nindya Karya Bakal Libatkan Masyarakat Lokal Garap Pasar Badung

Oleh Podiumnews • 31 Juli 2017 • 04:16:40 WITA

Bali Nindya Karya Bakal Libatkan Masyarakat Lokal Garap Pasar Badung
PT Nindya Karya (Persero) mulai mengerjakan proyek Pasar Badung yang terletak di Jalan Sulawesi, Denpasar, Sabtu (29/7/2017)

DENPASAR, Podiumnews - PT Nindya Karya (Persero) mulai mengerjakan proyek Pasar Badung di Jalan Sulawesi, Denpasar, Bali, Sabtu (29/7/2017). Sebelum proyek dikerjakan, digelar upacara Ngeruak untuk memohon agar berjalan lancar.

Manajer Pemasaran PT Nindya Karya Wilayah VIII, Alfriady Zuliansyah, ST, Msc menjelaskan, PT Nindya Karya berhasil memenangkan tender proyek tahap pertama Pasar Badung bakal dikerjakan selama 150 hari kalender atau sampai 22 Desember 2017.

Yang menarik, dalam mengerjakan proyek tersebut, Nindya Karya juga bakal melibatkan tenaga kerja lokal. “Tentunya dalam rangka pelaksanaannya kami tetap akan merangkul masyarakat di daerah untuk partisipasi dalam menyelesaikan pekerjaan ini. Kemungkinan tenaga kerja untuk buruh, kami akan rangkul. Bukan untuk tim inti, tetapi untuk pekerja. Kalau manajemen pasti dari Nindya Karya full,” kata Alfriady di sela-sela acara peletakan batu pertama itu.

Hadir dalam upacara dan peletakan batu pertam itu, antara lain segenap manajemen dari PT Nindya Karya (Persero), Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Jajaran Direksi PD Pasar Kota Denpasar, dan sejumlah pihak lainnya, termasuk para pedagang di Pasar Badung.

Alfriady menjelaskan, Nindya Karya yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini sudah terbiasa mengerjakan proyek-proyek besar dengan nilai kontrak ratusan miliar di Bali dan luar Bali.

Perusahaan ini sudah terbiasa mengerjakan proyek pasar di sejumlah daerah, seperti di Kalimantan Selatan, dan di Riau. “Secara nasional kami sudah sangat sering membangun pasar. Dulu kita membangun Pasar Martapura di Kalimantan Selatan, di Riau juga pernah. Kalau pasar itu tidak terlalu spesifik, itu umum untuk kontraktor,” katanya.

Proyek tahap pertama yang dikerjakan, baru sampai pada 2 lantai yaitu bagian basement dan lantai dasar. Nantinya, Pemerintah Kota Denpasar bakalan kembali membuka tender baru lagi untuk proyek selanjutnya. “Nanti akan dibuka lagi tendernya, tapi kami berharap kami bisa menang lagi, agar kami bisa menyelesaikan sampai 100 persen,” kata pria asal Sumatera ini.

Untuk bisa menyelesaikan proyek tahap pertama dalam waktu 150 hari, Nindya Karya menggunakan sistem khusus, yaitu dengan membentuk dan mencetak kepingan-kepingan di luar, kemudian bakal di instal dan dipasang di lokasi proyek.

Alfriady menjelaskan, proyek besar yang sempat dikerjakan Nindya Karya di Bali, antara lain, proyek Overlay Runway di Bandara Ngurah Rai dengan nilai proyek Rp 146 miliar, proyek Anjungan Cerdas di Rambut Siwi, Kabupaten Jembrana, dan Nindya Karya juga sempat menyelesaikan proyek besar Bendungan Titab, Bali, dan bendungan di Flores Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan nilai kontrak Rp 880 miliar. (Net)

Podiumnews
Journalist

Podiumnews