Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Amankan Event IMF, Polda Bali Bentuk Satgas Khusus Perangi Kejahatan Jalanan

Oleh Podiumnews • 03 Agustus 2018 • 17:27:47 WITA

Amankan Event IMF, Polda Bali Bentuk Satgas Khusus Perangi Kejahatan Jalanan
Polda Bali gelar kasus pengungkapan sejumlah tindak kejahatan jalanan.

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Untuk mengamankan suksesnya pelaksanaan event international IMF-World Bank Annual Meeting 2018 yang berlangsung Oktober mendatang di Pulau Dewata, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose membentuk Satgas Khusus.

Satgas Khusus yang dibentuk Kapolda itu akan bertugas memerangi kejahatan jalanan. Seperti aksi begal, preman, jambret, copet yang sangat meresahkan masyarakat, khususnya wisatawan mancanegara yang berlibur ke Bali.

"Dalam pelaksanaanya nanti anggota akan difokuskan di wilayah wisata seperti Kuta dan Sanur, agar sterill dari aksi jambret dan copet," kata Direktur Reskrimum Polda Bali Kombespol Andi Fairan di Denpasar, Jumat (3/8/2018).

Terbentuknya Satgas Khusus ini menurut dia, sebagai upaya Polda Bali untuk memberikan kenyamanan menjelang event international IMF-World Bank Annual Meeting 2018, yang akan berlangsung Oktober mendatang.

"Jadi kami minta kepada para pelaku kejahatan jangan main-main di Bali, kami akan menindak tegas," ujarnya.

Sepanjang bulan Mei-Juli 2018, Direktorat Reskrimum Polda Bali telah menangkap 93 orang pelaku kejahatan jalanan. Tiga orang diantaranya dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan.

Disebutkannya dalam pengungkapan kejahatan  jalanan tersebut, 15 kasus diungkap Polresta Denpasar disusul Polres Buleleng (30 kasus), Polres Jembrana (16 kasus), Polres Badung (7 kasus) Polres Klungkung (6 kasus), Polres Gianyar (4 kasus), Polres Tabanan  (4 kasus) dan Polres Bangli (2 kasus).

"Dari 93 orang pelaku yang ditangkap ada terlibat pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan serta curanmor," terang Kombes Andi yang saat itu didampingi jajaran Kasat Resrkim di jajaran Polda Bali.

Penangkapan para pelaku dibarengi dengan penyitaan barang bukti diantaranya airsoft gun laras panjang maupun pendek, amunisi serta sejumlah senjata tajam lainnya. (ISU/PDN)

Podiumnews
Journalist

Podiumnews