Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Brigjen Suastawa: Mahasiswa Jangan Coba-coba Narkoba

Oleh Podiumnews • 08 Agustus 2018 • 19:27:05 WITA

Brigjen Suastawa: Mahasiswa Jangan Coba-coba Narkoba
Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Putu Gede Suastawa

DENPASAR, PODIUMNEWS.com-Mahasiswa haruslah menjadi manusia tangguh yang memiliki kemampuan dan akhlak mulia sebagai generasi penerus bangsa. Selain itu, mahasiswa sebagai asset bangsa adalah kelompok masyarakat yang terdidik dalam berbagai bidang keilmuan dan keterampilan guna meneruskan program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN), yang selama ini dikobarkan badan narkotika nasional (BNN).

Hal itu disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol Drs I Putu Gede Suastawa SH saat mengikuti seminar dengan para mahasiswa Lantai 3 Gedung pascasarjana Universitas Udayana Denpasar, Rabu (8/8). Dalam sambutannya, Jenderal bintang satu dipundak itu mengajak para mahasiswa untuk menjauhi dan tidak mencoba-coba narkoba.

“Jangan pernah mencoba-coba menggunakan narkoba jenis apapun. Apabila menggunakan narkoba maka 10 persen otak manusia sudah rusak, sifat narkoba ada 3, habitual, toleran dan adiktif. Fenomena saat ini yang menjalani rehabilitasi bahkan 30 persen relaps,” ungkapnya.

Ditegaskannya, saat ini ada 800 narkotika jenis baru di telah beredar di dunia. Dimana dari 71 jenis narkoba telah masuk Indonesia dan baru 68 jenis yang telah diatur dalam Permenkes No 7 tahun 2018 tanggal 6 Maret 2018. Prevalensi Bali di Indonesia tahun 2017 menempati urutan 23 selama tingkat kerawanan penyalahgunaan narkotika, sedangkan populasi Bali yang menjadi pecandu dengan rentang usia 10-59 tahun sebanyak 59.539.

Jumlah ini menurun sebanyak 11.918 dari tahun 2016 lalu. Sedangkan dari data rehabilitasi di tahun 2018 sebanyak 39 orang telah menjalani rehabilitasi narkoba di BNN. Jadi, dengan memahami dampak negatif narkoba, diharapkan para mahasiswa mampu menanamkan sikap tegas agar tidak terjerumus kedalam penyalahgunaan narkoba.

Untuk mewujudkan peran penting ini, dituntut usaha bersama BNN dengan melibatkan kampus, masyarakat serta pemerintah. "Mahasiswa pada kuliah kerja nyata atau KKN saya harapkan agar turun ke lapangan menggerakkan desa Pakraman di lokasi KKN nya untuk memberdayakan masyarakat khususnya dalam membuat pararem tentang P4GN, gerakkan pecalang sebagai relawan narkoba," tandas jenderal asal Mengwi Badung ini mengakhiri.

Sementara itu, kegiatan seminar ini diikuti 200 peserta dari 13 fakultas dan dibuka langsung oleh Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan (WR II) Universitas Udayana. Prof. Dr. I Gusti Bagus Wiksuana, SE.,MS. (ISU/PDN)

Podiumnews
Journalist

Podiumnews