Podiumnews.com / Aktual / News

Cairan Diduga Limbah Meluber ke Pantai Dreamland

Oleh Podiumnews • 13 Februari 2019 • 06:25:23 WITA

Cairan Diduga Limbah Meluber ke Pantai Dreamland
Wayan Tariana dan Surat Pernyataan yang ditandangani Manajemen Kelapa Resto.

PECATU, PODIUMNEWS.com - Cairan diduga limbah mengalir ke Pantai Dreamland, Desa Pecatu.

Hal ini tak pelak mengundanh keluhan warga khususnya para pedagang di sana.

Bahkan untuk membuktikan adanya cairan ini salah seorang warga yang juga pengawas pedagang Pantai Dreamland, Wayan Tariana memvidiokan adanya cairan yang mengucur ke pantai tersebut.

Ditemui di Pantai Dreamland, Selasa (12/2/2019) Tariana memaparkan air yang diduga mengandung limbah itu keluar dari pipa paralon berukuran 6 Dim milik Kelapa Resto.

Ujung pipa tersebut jatuh di lantai terbawah dak bangunan dan mengalir ke sungai tadah hujan. Dimana sungai tersebut bermuara ke Pantai Dream Land.

"Kalau kering, cairan ini akan mengkristal membentuk gumpalan berbau menyengat," ujarnya sembari menduga kalau dalam cairan tersebut juga ada bekas kotoran orang Buang Air Besar.

Selain itu juga terkadang berupa minyak bekas makanan serta lemak.

Kondisi ini lanjutnya, sudah beberapa kali disampaikan kepada Kelapa Resto. Namun belum ada langkah jelas yang dilakukan pengusaha.

Karenanya dia juga sudah menyebarkan vidio tersebut dengan harapan pihak terkait segera menindaklanjutinya.

Apalagi Pantai Dream Land merupakan obyek pariwisata yang banyak dikunjungi wisatawan.

"Limbahnya seolah dibuang secara kucing-kucingan. Kalau ada protes, dia akan stop. Tapi kalau tidak ada protes, maka limbah akan mengucur kembali," Sentilnya.

Salah seorang Tokoh Pecatu yang juga Ketua BPD Desa Pecatu, Nyoman Watra juga membenarkan adanya keluhan warga pedagang terkait limbah tersebut.

Bahkan katanya permasalahan ini sudah lama dikeluhkan. Diduga limbah yang bersumber dari salah satu usaha di atas kawasan tersebut mengalir ke sungai yang bermuara di Pantai Dreamland.

Akibatnya selain kumuh juga menimbulkan bau tidak sedap.

Menindaklanjuti keluhan ini Perbekel Pecatu, Made Karyana Yadnya langsung turun ke lokasi bersama Kelian Banjar Kauh, Wayan Budiasa.

Diminta konfirmasinya Karyana Yadnya membenarkan sudah turun ke lokasi. Bahkan sudah bertemu dengan manajemen Kelapa Resto yang diduga limbahnya mengalir ke laut.

Dari pertemuan tersebut dikatakannya pihak Kelapa sudah mengatakan akan menyelesaikan masalah ini.

"Kelapa mengakui limbah air showernya mengalir ke laut dan akan memperbaikinya," ujarnya.

Selain memberikan teguran, pihak Kelapa Kata Karyana Yadnya juga telah menandatangi surat pernyataan akan menangani limbah shower tersebut dalam waktu sebulan.

"Sebenarnya pihak pengusaha ini sudah memiliki pengolahan limbah. Namun ada bekas bilasan dan sabun yang mengalir melalui sungai dan mengendap cukup lama sehingga mengeluarkan bau tidak sedap. Sudah selesai kok, intinya yang bersangkutan sudah siap menuntaskannya," Tegas Karyana Yadnya. (ANA/PDN)