Podiumnews.com / Aktual / News

Pria Tanpa Busana Tewas Telentang di Denpasar

Oleh Kander Turnip • 09 Maret 2026 • 21:01:00 WITA

Pria Tanpa Busana Tewas Telentang di Denpasar
Muhamad Basir ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Jalan Gatot Subroto VI T, Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, Denpasar, Bali, Minggu (8/3/2026). (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com Diduga sakit, Muhamad Basir (43) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Jalan Gatot Subroto VI T, Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, Denpasar, Bali, Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 15.30 Wita. Pria asal Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim) ditemukan tidak mengenakan pakaian dengan posisi telentang.

Dalam keterangannya kepada awak media, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, dari keterangan saksi pemilik kos, I Dewa Komang Yoga (61) awalnya ia sedang memasang plafon di sebuah kamar kos dekat kamar korban.

Tak lama, didatangi seorang warga bernama Sugiono yang memberitahukan bahwa ada kurir paket datang mencari korban, namun tidak mendapat respons dari dalam kamar. Saksi Yoga lantas curiga, padahal korban biasanya sudah bangun pagi. "Saksi curiga dan keduanya langsung menuju kamar korban," ungkap Iptu Gede Adi, Senin (9/3/2026).

Di depan kamar korban, dua saksi mencoba mengetuk pintu dan memanggil korban, namun tidak ada tanggapan dari dalam kamar. Setelah beberapa kali dipanggil, namun tidak ada jawaban, keduanya berinisiatif mendobrak pintu kamar. "Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi telentang di dalam kamar dan sudah meninggal. Korban kondisi tanpa busana," bebernya.

Insiden itu dilaporkan ke Polsek Denpasar Utara yang datang bersama tim identifikasi. Petugas mendapati posisi korban terlentang dengan kepala menghadap ke barat dan kaki ke arah timur. Dari hasil pemeriksaan identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. "Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban, diduga karena sakit," ujarnya.

Di lokasi, petugas mengamankan barang milik korban berupa tiga unit HP serta beberapa obat-obatan. Selanjutnya, jenazah korban kemudian dibawa menuju kamar jenazah Prof dr IGNG Ngoerah Sanglah Denpasar.

(hes/kturnip)