Anies Optimis 8.8 Juta Warga Jakarta Tuntas Divaksin Akhir Agustus
JAKARTA, PODIUMNEWS.com - Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan optimis target 8,8 juta warga Jakarta divaksin pada akhir Agustus 2021 dapat terpenuhi untuk menciptakan kekebalan komunitas atau herd immunity. Bahkan ia yakin target itu bisa lebih cepat apabila kolaborasi yang telah terbangun dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan proses vaksinasi ke masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meninjau proses vaksinasi massal di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (3/7).
“Kita gotong royong menghadapi pandemi dan berharap vaksinasi ini berjalan lancar. Insya Allah seluruh warga Jakarta bisa tuntas tervaksinasi di akhir Agustus. Sampai dengan hari ini, di Jakarta yang sudah mendapatkan vaksinasi ada 4,7 juta orang, dari target kita yang ditetapkan 8,8 juta,” ujarnya.
Untuk mencapai target itu, pihaknya membnagun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari Forkopimda, BUMN, bahkan swasta. Salah satunya adalah program #SerbuanVaksinasi yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno dari Sabtu (3/7) hingga Minggu (4/7).
“Jadi, kita menuju angka target, Alhamdulillah kita sudah lebih cepat dari jadwal. Ada tambahan mulai bulan Juli ini, anak-anak usia 12-17 tahun sudah bisa mendapatkan vaksinasi, dan per hari ini sebanyak 4.358 anak sudah mendapatkan vaksin,” tandasnya.
Untuk itu, ia mengajak warga Jakarta mengikuti program vaksinasi diadakan Pemprov DKI, TNI-Polri atau lembaga swasta yang bisa dipantau menggunakan super apps JAKI. Hal ini lantaran vaksinasi adalah ikhtiar untuk mencegah keterpaparan dan melindungi diri agar gejala dari COVID-19 tak berat dan menyebabkan kematian.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk mendatangi sentra vaksinasi yang ada di sekitar rumah dan bila memerlukan informasi silakan buka aplikasi JAKI. Di situ Anda bisa memilih waktu dan memilih lokasi untuk vaksinasi,” terangnya. (COK/ISU/PDN)