Kapolresta Minta Take Down Penyebaran Hoax di Medsos
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Agar pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) pada 17 April 2019 ini berjalan lancar dan damai, Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan meminta jajarannya untuk memantau penyebaran isu atau berita hoax di media sosial (medsos) terkait pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Hal itu disampaikan Kombes Ruddi di hadapan ratusan anggota Polresta Denpasar, pada saat upacara Kesadaran Nasional yang berlangsung di halaman Mapolresta Denpasar, Selasa (19/2).
Menurut perwira melati tiga di pundak itu, keamanan dan ketertiban di suatu wilayah tidak hadir dengan sendirinya. Tapi harus diciptakan dan diupayakan untuk selanjutnya dijaga sehingga tetap kondusif.
“Apalagi di era kepemimpinan Bapak Kapolda Bali (Irjenpol Petrus Reinhard Golose, red), saat ini telah berdampak baik terhadap kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegasnya.
Mantan Kapolres Badung ini menerangkan, sekarang ini memasuki tahun politik 2019. Polri selaku salah satu pengemban fungsi pemerintahan di bidang harkamtibmas dan penegakan hukum, harus menjaga netralitas dalam pelaksanaan pileg dan pilpres.
Sehingga pelaksanaan agenda nasional tersebut dapat berjalan dengan aman, damai, sejuk dan kondusif.
Sebagai leading sector dalam pengamanan pesta Demokrasi 2019, Polri harus mampu menjadi cooling system dalam menghadapi peningkatan suhu politik sehingga tidak terjadi over heated.
“Untuk itu, Polresta Denpasar dan Polda Bali agar betul-betul melaksanakan tanggungjawab pengamanan pesta demokrasi,” ujarnya.
Mantan Wadireskrimsus Polda Bali ini mengimbau kepada jajarannya untuk membangun komunikasi dengan tim kampanye masing-masing paslon pada saat tahap kampanye.
Selain itu, anggotanya diharapkan mengetahui rencana kegiatan kampanye, baik itu kampanye dialogis maupun monologis.
Yang terpenting, adalah memantau penyebaran isu atau berita hoax di medsos. “Pantau dan take down bila ada penyebaran isu atau berita-berita hoax yang beredar di medsos terkait pesta demokrasi 2019 melalui tim Cyber Troop,” tegasnya.
Perwira asal Madura Jawa Timur itu mewanti-wanti anggotanya yang tergabung dalam Operasi Mantab Brata Agug 2019 harus dicek kehadirannya. Jika tidak hadir dalam tugas Operasi, sebaiknya dijatuhkan sanksi yang lebih berat.
Sementara itu, dalam upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolresta Denpasar memberikan ucapan terimakasih kepada 18 anggota kepolisian yang berprestasi dengan kinerja terbaik dari masing-masing fungsi dan Polsek jajaran. (ISU/PDN)