Gubernur Bali: Perubahan RPJMD Fokus pada Pembangunan Perekonomian
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2018-2023 akan focus pada pembangunan perekonomian daerah.
Hal itu disampaikan Gubernur Koster saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Perubahan RPJMD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2018-2023 secara virtual di Denpasar, Senin (19/7).
“Kita berkaca saat ini, di mana Covid-19 menghantam (perekonomian, red) kita semua. Sektor pariwisata Bali juga sangat terpukul dan mengakibatkan perekonomian Bali mengalami kontraksi,” kata Koster.
Untuk itu, Koster akan mengarahkan pembangunan perekonomian Bali ke depan tidak lagi bertumpu pada satu sektor saja, yakni pariwisata.
“Namun, kita harus menyeimbangkan semua sektor, yaitu pariwisata, perikanan, pertanian dan Industri untuk menopang perekonomian Bali,” tegasnya
Situasi pandemi saat ini, menurut dia, justru dapat menjadi pembelajaran dan introspeksi diri dalam mengelola Bali ke depan. Pengelola Bali ke depan mesti terintegrasi dan terpola menjadi satu kesatuan. Yakni satu pulau, satu pola dan satu tata kelola sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.
“Ini harus menjadi spirit kita bersama dalam mengelola Bali, juga harus linear dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi hingga pemerintah kabupaten/kota,” ujarnya
Karena hal ini, lanjut dia, sangat penting yang bertujuan supaya pembangunan Bali daoat lebih efektif, efisien dan tepat sasaran. Selain itu menghindari pemborosan anggaran di masing-masing pemerintah daerah.
Oleh sebab itu, pada momentum Musrenbang ini, ia mengajak semua pihak merumuskan kebijakan pembangunan yang benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kita tinggalkan sesuatu yang normative. Saatnya kita satukan komitmen bersama mewujudkan pembangunan Bali yang benar-benar bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat menuju Bali Era Baru,” tandasnya. (ISU/PDN)