Peradah Bali Dorong Pemuda Hindu Peka dengan Persoalan
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – DPP Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia Bali menggelar Pelatihan Kepeminpinan Daerah (Pakemda) Tahun 2021 di tengah pandemi Cpvid-19. Acara yang berlangsung pada 30-31 Juli 2021 secara penuh berlangsung secara virtual atau daring.
Kegiatan ini secara prinsip tidak semata memberikan pemahaman utuh generasi muda Hindu mengenai spirit kepemimpinan dalam teks dan kontekstual, namun juga menantang kreativitas generasi muda untuk produktif di tengah pandemi.
“Kegiatan ini memiliki semangat nayaka praja, spirit kepemimpinan untuk melayani. Pelatihan ini membuka mindset anak muda Hindu di Bali mengenai berbagai isu tentang Hindu, kepemimpinan dan yang tidak kalah penting adalah semangat berwirausaha,”kata Ketua Panitia Pakemda I Putu Eka Mahardhika S.IP.,M.AP, Minggu (1/8) usai kegiatan berlangsung.
Lebih jauh kata dia meskipun kegiatan berlangsung secara daring, tidak menghilangkan makna kegiatan pelatihan yang seperti biasanya digelar secara luring atau tatap muka. Pemuda yang juga akademisi tersebut menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti tidak hanya kader Peradah di seluruh Bali namun juga berbagai elemen organsiasi pemuda Hindu di Bali dan organisasi kemahasiswaan yang tersebar di berbagai kampus di Bali.
“Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 lebih peserta selama dua hari.”katanya.
Semesntara itu Ketua DPP Peradah Indonesia Bali I Komang Agus Widiantara, M.I.Kom menjelaskan Pakemda kali ini digelar tidak sekadar program kerja tahunan namun juga merespon kondisi di tengah pandemi agar tetap kreatif dan produktif. Proses pembelajaran sebagaimana lembaga pendidikan formal digelar secara virtual kegiatan dalam organsisasi kata dia juga harus menyesuaikan dan adaptif.
“Pola bisa berubah, tapi spirit tetap sama. Pakemda kali ini dibuka secara luas untuk generasi muda Hindu untuk belajar konsep hingga isu kontektual dan isu kontemporer keumatan sehingga lebih dirasakan secara nyata,”katanya. Menurut dia, Pakemda memiliki tujuan sebagai wadah pelatihan dan membuka wawasan generasi muda Hindu dalam merespon isu.
Menurutnya di tengah pandemi saat ini, nyaris akvitas kepemudaan lumpuh seperti halnya kegiatan lainnya. Hal ini bisa dimaklumi karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan. Namun, kata Ketua Peradah Periode 2018-2021 ini genarasi muda bisa melakukan berbagai kegiatan di tengah perkembangan teknologi dan nformasi yang memudahkan kehidupan. “Pakemda juga memantik anak muda bisa berempati, menyatukan visi misi dan semangat dalam merespon dan bersikap terkait Bali,”ucapnya.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua DPN Peradah Indonesia I Gede Ariawan S.IP.,M.IP. Pihaknya mengakui bahwa hampir sebagaian besar kegiatan Peradah di Indonesia selama pandemi di gelar secara daring. Termasuk kegiatan Pendidikan Kepemimpinan Nasional (Pakemnas) yang digelar pada Mei 2021 lalu.
Sementara itu Ketua PHDI Bali Prof. Dr I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh DPP Peradah Indonesia Bali. Menurutnya kreativitas tidak bisa dibendung asalkan memiliki tujuan dan niat mulia meskipun dalam kondisi Pandemi sekalipun.
Kegiatan Pakemda, kata dia penting sebagai landasan Pemuda Hindu di Bali memahami konteks permasalahan dan mencoba untuk menawarkan solusi nyata dalam kacamata pemuda.
“Hindu di Bali sedang mengalami goncangan yang luar biasa. Mulai dari masalah literasi keumatan hingga pro kontra sampradaya. Butuh peran pemuda dalam memberikan solusi,”pungkasnya.
Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si ( Ketua PHDI Provinsi Bali ), Dr. Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si ( Kakanwil Kemenag Provinsi Bali), I Wayan Semara Cipta ( Ketua KPU Badung), Ni Luh Djelantik (Entrepreneur/pekerja kreatif), Nyoman Sudiantara (Politisi) dan Kol. Ketut Budiastawa, S.Sos,M.Si (Kemhan Prov. Bali). (COK/RIS/PDN)