Podiumnews.com / Aktual / News

Pengunjung SPBU di Legian Kaget Lihat Perempuan Tak Bernyawa

Oleh Kander Turnip • 02 Maret 2026 • 22:22:00 WITA

Pengunjung SPBU di Legian Kaget Lihat Perempuan Tak Bernyawa
Ilustrasi meninggal dunia. (foto/web)

BADUNG, PODIUMNEWS.com Pengunjung yang hendak berbelanja di Indomaret SPBU Dewi Sri Jalan Dewi Sri, Legian, Kuta, Badung, Bali, dibuat kaget. Sesosok perempuan paruh baya ditemukan tak bernyawa dalam posisi jatuh tengkurap.

Setelah dicek, korban bernama Zohratul Fitriah (51) diduga meninggal karena sakit jantung. Diketahui, perempuan yang berstatus ibu rumah tangga ini berasal dari Jontak Kelurahan Danger, Kecamatan Mas Bagik, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penemuan mayat ini terungkap, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 08.30 Wita. Pagi itu, Kasir Indomaret bernama Akbar Chaniago (23) sedang bertugas jaga. Saksi yang tinggal di Jalan Bypass Ngurah Rai Gang Wijaya, Pemogan, Denpasar Selatan, tiba-tiba saja melihat seorang perempuan jatuh tengkurap.

Penasaran, saksi lalu mendekatinya dan membalikkan badan korban. Namun karena tidak ada pergerakan, saksi pergi keluar Indomaret dan meminta bantuan para driver Grab yang mangkal di tempat tersebut. "Sopir Grab ikut datang membantu. Sopir lalu memeriksa nadi korban. Awal pengecekan, nadi masih berdenyut, tapi lemah," ujar sumber.

Sekitar 10 menit kemudian, saksi sopir Grab kembali memeriksa denyut nadi korban, namun sudah tidak ada. Selanjutnya, saksi karyawan, Akbar Chaniago melaporkan kejadian tersebut ke pihak SPBU.

Sejurus kemudian, pihak SPBU menghubungi dokter dan ambulans. Tak lama Dokter datang dan melakukan pemeriksaan. Setelah dicek korban sudah meninggal. "Dokter menyatakan korban sudah meninggal diduga karena sakit jantung. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar," ungkap sumber.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya mengatakan belum menerima informasi adanya perempuan paruh baya meninggal di Indomaret Dewi Sri, Kuta. "Belum dapat informasi. Kami cek dulu," ungkapnya.

(hes/kturnip)