BPIP: Pancasila Harus Menjadi Inspirasi, Inovasi dan Prestasi
JAKARTA, PODIUMNEWS.com – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendorong anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Barat untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan Pancasila harus menjadi inspirasi, inovasi dan prestasi pada masa sekarang dan masa depan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala BPIP Prof. Dr. Hariyono, M.Pd saat menjadi narasumber pada kegiatan Pendidikan dan Pelatihan untuk Paskibraka Provinsi Jawa Barat Selasa, (3/8).
Selain menjelaskan tentang sejarah dan lahirnya Pancasila ia juga menjelaskan makna, fungsi dan kedudukan konsep dasar nilai-nilai Pancasila.
“Tidak semua memiliki kesempatan untuk mengikuti Paskibra, ini sebuah momentum, sebuah peluang bagi adik-adik dengan mengembangannya secara maksimal”, ujarnya.
“Salah satu mencintai tanah air adalah memberikan manfaat kepada orang lain, bangsa dan negara. Dalam konteks itulah mari kita bersama-sama mempelajari Pancasila”, sambungnya.
Ia juga berharap anggota Paskibraka yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan memiliki tanggung jawab dalam pengembangan sumber daya manusia, selain dalam wawasan kebangsaan juga ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Adik-adik nantinya bukan sekedar objek kehidupan, tetapi sebagai produsen dan inovator perubahan Indonesia ke depan”, tegasnya.
Dalam pembukaan PIP Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan menjadi anggota Paskibraka merupakan salah satu dari bela negara, sehingga diharapkan dengan berbagai metode pendidikan dan pelatihan kepada anggota Paskibraka dapat menanamkan rasa nasionalisme, patriotisme untuk bangsa dan negara.
“Kami yakin penanaman nasionalisme, patriotisme ini nantinya menjadi kebanggan setiap orang”, ucapnya.
Dirinya berharap ke depan, anggota Paskibraka yang sudah melalui pendidikan dan pelatihan ini membawa perubahan dalam pembangunan segala bidang.
“Pemuda adalah suatu kelompok yang sangat strategis dan membawa perubahan negara, baik secara nasional maupun secara global”, tutupnya. (COK/RIS/PDN)