Adi Arnawa: Pertanian Terbukti Mampu Bertahan Saat Masa Pandemi
BADUNG, PODIUMNEWS.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi mengungkapkan bahwa sektor pertanian terbukti mampu bertahan dalam menghadapi berbagai gejolak perekonomian termasuk saat masa pandemi Covid-19 ini.
Hal itu disampaikan Adi Arnawa saat menghadiri Gerakan Tanam (Gertam) Padi Varietas Inbrida di Subak Saih Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung Jumat (13/8).
Ia mengatakan, petani mesti berbangga dengan profesinya, sebab mereka bekerja untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Selain itu, petani menjadi tulang punggung dalam menjaga ketahanan pangan.
“Pandemi ini mengajarkan kita agar tidak terlalu ketergantungan dengan sektor pariwisata. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk mengelola sektor pertanian agar dapat membangun ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Adi Arnawa.
Sementara Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana mengatakan, untuk menggerakan sektor pertanian guna menjaga ketersediaan pangan, pemerintah menggelontorkan berbagai program.
Salah satunya adalah Gerakan Tanam Padi seluas 2 ribu hektar, tanaman kedelai 66 hektar, tanaman jeruk seribu pohon dan Gertam cabai seluas 10 hektar. Selain itu juga bantuan rehabilitasi jaringan irigasi, alsintan dan alat-alat pasca panen yang sangat dibutuhkan petani untuk mengatasi kelangkaan tenaga kerja pertanian.
Untuk meningkatkan sinergitas sektor pertanian dengan sektor pariwisata dan UMKM serta membantu petani dalam membuka akses pasar, pihaknya sedang merangkul para pelaku usaha dan merancang program Badung Go Tani.
“Ini untuk mengoptimalkan pemasaran produk pertanian lokal serta mendorong petani untuk memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan usaha tani dan mengakses pasar secara online,” jelasnya.
Turut hadir pula Kabid Produksi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Camat Kuta Utara, perbekel Tibu Beneng dan prajuru Subak Saih. (ISU/PDN)