Ingin Mobilisasi Isoter Efektif, Satgas Buleleng Sinkronisasi Data Pasien Isoman
SINGARAJA, PODIUMNEWS.com - Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng sinkronisasi dan validasi data pasien isolasi mandiri (Isoman) mulai dari desa/kelurahan, kecamatan hingga kabupaten. Ini guna mobilisasi pasien Covid-19 dari isolasi mandiri (Isoman) ke tempat isolasi terpusat (Isoter) terlaksana efektif..
Demikian disampaikan Koordinator Bidang dan Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Ketut Suwarmawan, Minggu, (15/8) di Singaraja.
Ketut Suwarmawan mengatakan data yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng adalah hasil input aplikasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersumber dari para surveillance puskesmas masing-masing kecamatan.
Data rilis itu, lanjut Suwarmawan, merupakan hasil dari Testing, Tracing dan Treatment (3T) yang merupakan regulasi dari Kemenkes sebagai acuan atas data pasien sehingga tak menyalahi peraturan .
"Hasil 3T yaitu tracing merupakan kontak erat dari yang terkonfirmasi dan adanya laporan suspek dari petugas. Lalu diadakan testing kemudian treatmen. Hasil tracing dan testing inilah yang diinput petugas kemudian dirilis, " terangnya.
Selain itu jelas Suwarmawan, untuk memastikan waktu rilis data, harus disamakan cut off-nya. Jika lewat cut off masuk data besok.
"Hal ini kita koordinasikan dengan para camat tadi dengan bapak Sekda dan instansi terkait. Setiap hari dari pihak kecamatan mengecek ke desa/kelurahan untuk memberikan kevalidan data by NIK, by name, by addres sehingga sesuai dengan rilis dari Dinkes Buleleng,” jelasnya.
Lebih lanjut ujar Kadis Suwarmawan, setelah hasil pengecekan di lapangan, camat, Polsek dan Koramil menyamakan data sebelum rilis tingkat kabupaten.
"Ini yang kita harapkan, sehingga data akan semakin bersih dan jika akan melakukan mobilisasi Isoman ke Isoter lebih efektif dan ada kepastian," ucapnya. (ISU/PDN)