Aplikasi PeduliLindungi Segera Diterapkan di Perkantoran Pemkab Buleleng
SINGARAJA, PODIUMNEWS.com - Kepala Dinas (Kadis) Kominfosanti Buleleng Ketut Suwarmawan mengatakan bahwa sebagai langkah awal penerapan aplikasi PeduliLindungi terlebih dahulu akan menyasar lingkungan perkantoran di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, setelah itu disusul pada tempat-tempat umum lainnya.
“Lingkungan perkantoran di Lingkup Pemkab Buleleng nantinya akan dilengkapi dengan fitur Quick Response (QR) Code untuk melakukan verifikasi terhadap kelengkapan vaksinasi Covid-19 dari masing-masing pegawai maupun pengunjung kantor,” jelas Suwarmawan di Singaraja, Rabu (15/9).
Nantinya, tegas dia, para pegawai maupun pengunjung kantor akan diwajibkan untuk melakukan scan QR Code sebelum diiziinkan memasuki area kantor.
“Melalui fitur ini, orang yang belum dilengkapi vaksinasi Covid-19 yang memadai akan tersaring sehingga dapat mencegah potensi penyebaran Covid-19. Tujuannya adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19 dari orang-orang yang berpotensi menularkan. Inilah fungsi dari aplikasi PeduliLindungi,” jelasnya.
Terkait progressnya, Suwarmawan menyebutkan hingga hari ini pihaknya sudah mendaftarkan 48 Organisasi Perangkat Daerah sudah didaftarkan dengan 96 titik scan barcode.
“Dari sekian titik yang sudah kita daftarkan, itu sudah ada sebanyak 39 yang sudah mendapatkan QR Code,” imbuh Suwarmawan.
Selain lingkungan perkantoran di Pemkab Buleleng, nanti pihaknya juga akan mewajibkan penerapan aplikasi PeduliLindungi pada sejumlah tempat-tempat umum seperti supermarket, tempat wisata, dan fasilitas umum lainnya.
Melalui langkah tersebut, diharapkan masyarakat Buleleng dapat melindungi diri dari paparan Covid-19 saat bepergian ke tempat umum.
Disinggung terkait keamanan data dalam aplikasi PeduliLindungi, pihaknya memastikan bahwa aplikasi PeduliLindungi telah terjamin keamanan datanya, hal tersebut telah disampaikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.
“Yang penting kita masuk melalui hape kita sendiri, dan jangan berikan ID kita kepada orang lain,” tandasnya. (ISU/PDN)