Jelang Pemilu, Polres Badung Gelar Simulasi Sispamkota
MENGWI, PODIUMNEWS.com - Puluhan massa memadati areal parkir lapangan umum Mengwi, Desa Mengwi, Badung, Jum`at (15/3) sekitar pukul 08.45 Wita guna menuntut pembebasan teman-temannya yang ditahan oleh Bawaslu. Namun aksi puluhan massa ini dihadang ratusan Polisi bersenjata lengkap.
Kemarahan puluhan massa ini berawal dari adanya pemilih yang ingin melaksanakan pemilihan (pencoblosan) dua kali, namun dilarang oleh petugas KPPS. Sehingga menimbulkan keributan.
Para pemilih kemudian diamankan ke Kantor Bawaslu oleh petugas KPPS dan personel Patroli Polsek Mengwi.
Namun, sesampainya di Kantor Bawaslu, para pemilih tidak terima dan menghubungi teman-temannya.
Dalam waktu singkat, puluhan massa datang ke Kantor Bawaslu untuk menuntut kepada petugas agar membebaskan teman- teman mereka.
Melihat situasi tidak kondusif, petugas KPPS berkoordinasi dengan pihak kepolisian, untuk mengantisipasi para demonstran yang sudah mulai merangsek masuk ke Kantor Bawaslu.
Dalam hitungan menit, Dalmas Polres Badung tiba di Kantor Bawaslu dan berusaha menghalau massa agar tidak masuk ke Kantor Bawaslu.
Mirisnya, tak dianya jumlah massa yang datang ke Bawaslu kian meningkat dan situasi semakin memanas dan tidak terkendali.
Polisi kemudian mendatangkan tambahan personel Dalmas Polres Badung guna mengimbangi jumlah dari massa. Polisi mengerahkan kekuatan dan strategi untuk membubarkan kerumunan massa.
Lamban laun, massa dapat terurai dan berangsur angsur membubarkan diri.
Jangan salah tafsir, demo ini hanyalah bagian simulasi Sispamkota yang digelar jajaran Polres Badung di Lapangan Umum Mengwi, Jumat (15/3).
Simulasi Sispamkota dipimpin oleh Wakapolres Badung Kompol Sindar Sinaga, S.P. dan diikuti oleh personel gabungan sebanyak 476 orang.
Wakapolres Badung didampingi Kabagops Polres Badung memimpin analisa dan evaluasi terhadap pelaksanaan gladi kotor latihan Sispamkota.
Sementara itu dalam arahannya, Kasat Samapta Polres Badung AKP I Gusti Putu Sudara, S.H. menyampaikan bahwa simulasi ini bertujuan agar para komandan maupun seluruh personel yang terlibat OMB agar lebih memahami tugas pokoknya masing-masing.
"Apabila terjadi situasi kontijensi yang eskalasinya meningkat sehingga kita tidak ragu-ragu dalam bertindak," terangnya.
Kegiatan simulasi yang berlangsung dari pukul 09.30 wita hingga selesai pukul 10.30 wita berjalan aman, tertib, dan lancar. (ISU/PDN)