Podiumnews.com / Aktual / News

Dikukuhkan Jadi Ketua FKUB Badung, Adi Arnawa Apresiasi Keseriusan Bupati Badung Jaga Kerukunan Umat Beragama

Oleh Podiumnews • 08 November 2021 • 17:17:43 WITA

Dikukuhkan Jadi Ketua FKUB Badung, Adi Arnawa Apresiasi Keseriusan Bupati Badung Jaga Kerukunan Umat Beragama
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat mengukuhkan I Wayan Adi Arnawa sebagai Ketua FKUB Kabupaten Badung periode tahun 2020-2025, di Puspem Badung, Senin (8/11). (Foto: Istimewa)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa meberikan apresiasi kepada Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta atas keseriusannya dalam upanya menjaga kerukunan umat beragama di Badung.

“Kita memberi apresiasi kepada pemerintah dalam hal ini pak Bupati, terkait dengan bagaimana atensi beliau, apresiasi beliau kepada forum ini (FKUB,-red),” ungkap Adi Arnawa saat ditemui wartawan usai pengukuhan FKUB Badung periode 2020-2025, di Puspem Badung, Senin (8/11).

Menurutnya, perhatian Bupati yang akan memberikan insentif kepada pengurus FKUB Badung merupakan satu-satunya di Indonesia. Hal itu merupakan bukti bahwa pemkab Badung memberikan perhatian kusus kepada FKUB sebagai penggerak kerukunan umat beragama.

“Jangan liat pak bupati memberikan insentif hanya menghambur-hamburkan uang. Tapi di balik semua itu, bahwa pak bupati punya strategi. Ini Lembaga sangat penting lo. Ibaratnya gini, bagaimana orang kalau tidak nyaman mau datang ke Bali. Padahal hidup di bali ini dari sector pariwisata sampai saat ini. Oleh karena itu, maka apa yang dilakukan ini merupakan salah satu strategi yang visioner oleh bupati,” paparnya.

Tak hanya itu, pemkab Badung melalui Bupati menurutnya juga sudah menandatangani komitmen untuk menjaga kerukunan umat beragama dan tidak membedakan antar agama.

“Buktinya masjid juga di bangun, gereja juga di bangun, seperti yang disampaikan tadi ‘yang beda jangan disamakan, yang sama jangan dipaksa untuk berbeda,’ sila ke lima.”

“Nah ini merupakan satu bentuk yang menurut saya harus kita implementasikan. Karena ini sangat penting, Karena ini menjadi hulunya. Hulunya dalam rangka hilirisasi menjadi kondusif,” imbuhnya.

Di lain sisi, Adi Arnawa yang juga Sekda Kabupaten Badung itu menilai bahwa FKUB memiliki tugas berat dalam tanggungjawabnya menjaga kerukunan lintas agama. Hal itu menurutnya harus benar-benar mampu diterjemahkan melalui program kegiatan nantinya.

“Tugasnya cukup berat, tanggungjawabnya cukup berat forum ini. Bagaimana sebisa mungkin kalau terjadi sesuatu, forum ini bisa memediasi. Termasuk juga sebagai media untuk menyebar luaskan informasi. Kan kadang-kadang suatu kebijakan ada unsur sensitif nya. Nah inilah yang perlu kita sosialisasikan melalui lintas agama. Sehingga Ketika ada satu program pemerintah yang di anggap ada sensitif nya, ini bisa segera di klarifikasi oleh forum. Ini sebenarnya fungsi forum, perpanjangan tangan pemerintah kepada lintas agama,” terang Adi Arnawa.

Sementara itu, terkait program yang akan dilaksanakan, Ketua FKUB Badung itu akan melakukan konsolidasi internal terlebih dahulu sekaligus menginventarisir terhadap persoalan-persoalan atau beberapa hal yang belum dilakukan yang dipandang harus dilakukan.

“Mungkin Ini Langkah pertama kita, sambil kita melihat isu-isu kekinian ini. Isu-isu sekarang ini, seperti yang kita sampaikan, minimal kita bisa memberikan rekomendasi kepada lembaga yang memiliki kewenangan terkait permasalahan itu,” tutup Adi Arnawa. (RIS/PDN)