Podiumnews.com / Aktual / News

Kasus Terkendali, Cok Ace Ingatkan Prokes

Oleh Podiumnews • 12 November 2021 • 22:04:54 WITA

Kasus Terkendali, Cok Ace Ingatkan Prokes
Cok Ace saat menghadiri Turnamen Sepak Bola Usia Dini Seri Nasional DCT Cup, Final Nasional Piala KBPP Polri Tahun 2021, di Renon, Denpasar, Jumat (12/11). (Foto: isu/pdn)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Kondisi penyebaran Covid-19 saat ini di Provinsi Bali cukup terkendali. Kendati demikian, Wakil Gubernur Bali Prof Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), mengajak untuk tetap harus waspada dan mematuhi protokol kesehatan (prokes).

"Gunakan masker dan rajin mencuci tangan, sehingga penyebaran Covid-19 tetap terkendali dan trendnya terus menurun," kata Cok Ace saat menghadiri Turnamen Sepak Bola Usia Dini Seri Nasional DCT Cup, Final Nasional Piala KBPP Polri Tahun 2021, di Renon, Denpasar, Jumat (12/11).

Dalam kesempatan tersebut, Cok Ace menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Bali sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen tersebut.

Menurutnya, dipilihnya Bali sebagai tuan rumah diharapkan dapat memberikan semangat serta motivasi bagi para pemain untuk dapat berlaga dengan baik, dan sekaligus nantinya dapat menikmati indahnya budaya dan alam Bali.

Cok Ace menilai, prakarsa penyelenggaraan turnamen usia dini ini sebagai salah satu upaya pembibitan dan pengembangan sepak bola, sehingga nantinya olah raga sepak bola dapat berkembang dan menjaga nama bangsa di kancah pertandingan International.

“Atas nama Pemprov Bali, kami menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Bali sebagai tuan rumah sehingga bisa menjadi motivasi untuk penyelenggaraan even even lainnya. Dari turnamen ini juga saya harap akan lahir bibit bibit pemain yang nantinya menjadi kebanggaan bangsa di masa akan datang," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum KBPP Polri, Evita Nursanty berharap, para peserta berlomba dengan sportif. "Di lapangan kita lawan namun tidak boleh gontok-gontokan dan di luar kita tetap saudara," ujarnya.

Evita juga menyampaikan KBPP Polri Cup Final Nasional kejuaraan sepakbola usia dini ini akan ini dibagi menjadi beberapa kelas usia. Yakni usia 10, 11, 12 dan 13 tahun. "Para penonton tidak dipungut biaya tiket alias gratis," katanya.

Kata dia, peserta dalam turnamen ini berasal dari beberapa daerah. Yakni Bali sebagai tuan rumah, Jabar, Jatim Kalimantan, Maluku, Lampung, hingga Nusa Tenggara.

"Turnamen ini dipimpin para wasit tingkat nasional. Nanti, para pemenang akan mewakili Indonesia ke tingkat internasional tahun 2022 nanti," tandasnya. (ISU/PDN)