Minim Dosen Agama Hindu, KMHDI Temui Bimas Hindu Lampung
BANDARLAMPUNG, PODIUMNEWS.com – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Lampung menggelar audiensi dengan Kabid Bimas Hindu Kementerian Agama Provinsi Lampung, Ketut Gede Riasa Astawa di Bandar Lampung, Kamis (23/12).
Ketut Gede Riasa Astawa menyampaikan KMHDI Sebagai sebuah ikatan Mahasiswa Hindu harus dapat membangun Persatuan dan kesatuan dalam mengupayakan pembangunan SDM Hindu di Lampung.
“KMHDI harus mampu meningkatkan kualitas mahasiswa Hindu yang nantinya akan siap turun mengabdi kemasyarakat, Melihat program yang akan dilaksanakan KMHDI saya siap mendukung setiap pelaksanaannya,” ungkapnya.
Selain itu, ia menyebut KMHDI Lampung harus mampu memberikan suatu perubahan yang sifatnya berkelanjutan bagi SDM Hindu.
“Melalui Perguruan tinggi di Lampung KMHDI harus mampu memberikan pemahaman yang sama mengenai Hindu itu sendiri. Peran KMHDI dalam hal ini sangat penting untuk bersama-sama membangun peradaban Hindu yang berkualitas sesuai perkembangan teknologi dan informasi,” kata Riasa.
Sementara itu, Ketua PD KMHDI Lampung Ketut Agus Setiawan mengatakan melalui Sinergi Program Kerja KMHDI Lampung ini merupakan Bentuk implementasi dari Jati diri KMHDI.
“Untuk membangun generasi muda Hindu KMHDI mencoba bersinergi dengan Pembimas Hindu baik dari skala daerah dan nasional,” kata Agus.
“Hal yang paling kami soroti masih Banyaknya Perguruan tinggi di lampung yang belum ada dosen agama Hindu yang mampu memberikan pembelajaran agama Hindu, dalam hal ini kami berharap dari Bimas Hindu bersama-sama untuk memberikan solusi terhadap permasalahan ini. Dalam pelaksanaan pembangunan generasi muda di daerah kami juga mengaharapkan adanya fasilitas seperti buku-buku pelajaran Hindu yang mampu menunjang setiap kegiatan pembelajaran,” imbuhnya.
Sejalan dengan itu, Ketua PC KMHDI Metro Ketut Wiranto menyebut banyak kampus di Metro yang tidak memiliki dosen agama Hindu.
“Padahal di kampus tersebut terdapat mahasiswa hindunya,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PC KMHDI Bandar Lampung Made Dwipayana juga menjelaskan jumlah dosen agama Hindu berbanding terbalik dengan jumlah mahasiswa Hindu yang ada dibeberapa kampus di Bandar Lampung,
“Bagaimana kita bisa memperkuat pemahaman tentang ke Hinduan sedangkan mahasiswa masih banyak yang tidak mendapatkan pembelajaran tentang Hindu, ungkapnya.
Selanjutnya, Ketua PC KMHDI Lampung Selatan Kadek Ria Febriana juga menyampaikan keresahan yang sama dialami mahasiswa hindu yang ada di Lampung Selatan.
“Masih susahnya mendapatkan pustaka-pustaka yang berbasis agama Hindu di Lampung Selatan adalah suatu momok yg menyulitkan. Terlebih masih banyak nya sekolah di Lampung Selatan yang belum memiliki tenaga didik agama Hindu. Tentu kami berharap kabid Bimas Hindu provinsi Lampung dapat mensupport dan membantu memperjuangkan hal tersebut,” ungkapnya. (RIS/PDN)