Podiumnews.com / Aktual / News

Koster Ajak BPR Aktif Jaga Adat dan Budaya Bali

Oleh Podiumnews • 24 Desember 2021 • 19:44:42 WITA

Koster Ajak BPR Aktif Jaga Adat dan Budaya Bali
Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri menyerahkan CSR berupa mobil oleh DPP Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Bali kepada Majelis Desa Adat (MDA) pada Kamis di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre, Denpasar pada Kamis (23/12) pagi. (Foto: isu/pdn)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - DPP Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Bali menyerahkan CSR berupa mobil kepada Majelis Desa Adat (MDA) pada Kamis di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre, Denpasar pada Kamis (23/12) pagi.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam kesempatan itu memberikan apresiasi dan mengajak jasa keuangan, utamanya Bank Perkreditan Rakyat (BPR) se-Bali turut berperan aktif dalam upaya menjaga budaya, adat istiadat dan tradisi di Bali.

“Budaya, adat dan tradisi adalah modal utama Kita di Bali. Bali itu kecil tidak punya tambang, tidak punya gas, tapi punya anugerah adat dan budaya yang adiluhung serta menjadi modal untuk pembangunan,” kata Koster dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Jumat (24/12).

Lebih lanjut, Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng mengungkap sektor pariwisata yang besar pun tidak lepas dari peran budaya dan kearifan lokal Bali dan keindahan alam dari pulau dewata.

“Kalau tidak ada budaya yang unik, yang tidak ada duanya di dunia tidak akan seperti ini. Budaya Bali juga menjadikan Bali sebagai tujuan wisata dunia, dan Bali merupakan pulau yang sakral, yang kuat akan taksunya, hingga mampu menarik orang luar untuk datang ke Bali,” ungkapnya.

“Karena itu perekonomian Bali bisa bertumbuh dan bergerak, jadi sudah sepantasnya Bapak dan Ibu (Perbarindo, red) turut menjaga kekayaan budaya Kita agar perekonomian bisa tetap berputar. Tanpa budaya, ekonomi tak akan bisa berkembang, jangan harap ekonomi Bali tumbuh tanpa adanya budaya,” imbuh Gubernur.

Jadi menurut Koster sudah selayaknya para pelaku ekonomi menaruh perhatian besar pada budaya Bali.

“Jika budaya ini mati, Saya mewanti-wanti perekonomian pun akan terancam lumpuh. Karena itu jika ingin perekonomian tumbuh, harus diciptakan ekosistem yang berbasiskan budaya. Maka yang nomor satu Saya bangun adalah budaya, karena budaya inilah akan menjadi ekosistem yang menghidupi sektor lain,” tegasnya.

Gubernur Koster juga menjelaskan, kebijakan untuk pembangunan ekonomi Bali telah dirumuskan dalam Ekonomi Kerthi Bali.

“jalannya Ekonomi Kerthi Bali juga sangat membutuhkan peran aktif dari BPR yang sehat dan kuat. Karena itu, Saya sangat membuka diri untuk berdiskusi dan merumuskan kebijakan guna mendukung eksistensi BPR di Bali kedepan,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua DPD Perbarindo Bali, I Ketut Wiratjana menegaskan Perbarindo Bali berkomitmen untuk mendukung program pembangunan Bali yang tertuang dalam visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“CSR berupa mobil operasional untuk Majelis Desa Adat ini adalah bentuk komitmen Kami di dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal di Bali,” katanya.

Ia menjelaskan meskipun pandemi memberikan dampak sangat signifikan dalam kelangsungan BPR di Bali, pihaknya akan tetap menegaskan keinginan agar anggota Perbarindo mendukung kebangkitan dan pemulihan kembali ekonomi, termasuk mendukung Pemda, mendukung UMKM di Bali dan pemulihan Bali secara keseluruhan.

Penyerahan mobil bantuan CSR dari Majelis Desa Adat (MDA) juga dihadiri oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Giri Tribroto, Bendesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, Direktur Utama Bank BPD Bali, Nyoman Sudharma dan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Seputra. (ISU/PDN)