Pengembangan Vaksin Merah Putih Tetap Berjalan
JAKARTA, PODIUMNEWS.com - Humas BRIN, Pengembangan Vaksin Covid-19 Merah Putih yang dilakukan oleh Lembaga Biologi Molekular Eijkman yang saat ini menjadi Pusat Riset Biologi Molekular (PRBM) Eijkman dipastikan tetap berjalan dan dilanjutkan.
“Perhatian dan fokus utama kami adalah untuk meningkatkan produktivitas, jadi perubahan kelembagaan Eijkman ini untuk memperkuat Eijkman. Saya bisa pastikan tim vaksin Eijkman akan tetap berjalan, lembaganya diperkuat, SDM justru bertambah dari rekan-rekan kepakaran lain dari ex-LIPI, ex-Balitbangkes yang akan segera bergabung,” jelas Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko dikutip dalam laman resmi BRIN, Rabu (5/1).
Handoko mengungkapkan sebagai Kepala BRIN, dirinya bertanggung jawab melayani para periset dengan mengupayakan berbagai solusi menjawab kebutuhan dan permasalahan periset selama ini, salah satunya infrakstruktur.
“Infrakstruktur salah satu problem kita selama ini, mengapa riset menjadi lambat. Makanya kita siapkan infrakstrukturnya secara bersamaan atau pararel dan termasuk juga pendanaanya,” lanjutnya.
Sesuai dengan diskusi dan disampaikan bersama Komisi VII DPR RI, riset terkait penanganan Covid-19 tetap menjadi prioritas utama BRIN di tahun 2022, seperti Vaksin Merah Putih dan alat deteksi non-PCR.
“Saya tau persis teman-teman periset sedang bekerja dengan keras untuk ini, dan kita membangun Animal BSL-3 yang Macaca untuk membantu fasilitasi tidak hanya Eijkman, tapi juga untuk 7 tim Vaksin Merah Putih lainnya,” ungkap Handoko.
“Saya yakin kolaborasi dengan berbagai macam skema dan sumber daya yang dimiliki BRIN, kapasitas dan produktivitas para periset akan semakin meningkat. Saya pastikan teman-teman periset mampu berdiri sejajar, khususnya pada saat berkolaborasi dengan pihak asing,” tegas Handoko. (COK/RIS/PDN)