Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Tutup Buku Akhir Tahun, LPD Desa Kesimpar Catatkan Peningkatan Aset 3,5 Miliar

Oleh Podiumnews • 30 Januari 2022 • 20:42:34 WITA

Tutup Buku Akhir Tahun, LPD Desa Kesimpar Catatkan Peningkatan Aset 3,5 Miliar
Ketua LPD Kesimpar, I Nengah Puspa (kanan) saat menggelar Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) tutup buku akhir tahun 2021. Acara ini diselenggarakan di wantilan Pura Puseh Kesimpar, Karangasem, Minggu (30/1). (Foto: ris/pdn)

KARANGASEM, PODIUMNEWS.com - Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Kesimpar, Karangasem menggelar Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) tutup buku akhir tahun 2021. Acara ini diselenggarakan di wantilan Pura Puseh Kesimpar, Karangasem, Minggu (30/1).

Turut hadir dalam acara tersebut, Paruman Desa Adat Kesimpar yang terdiri dari Prajuru, Penglingsir banjar adat, penglingsir desa tempek, penglingsir pura Pemaksan Pemaksan sane katuur ke pura puseh lan penglingsir pauman.

Bendesa adat Kesimpar, I Wayan Kari Subali, mengapresiasi kinerja LPD Kesimpar. Kendati kondisi Covid-19 yang masih merebak, LPD Kesimpar mampu bekerja maksimal yang ditandai dengan bertambahnya aset LPD.

"Saya sangat mengapreasi laporan akhir dari pengurus LPD Kesimpar, biarpun kondisi Covid-19, tapi LPD desa Kesimpar asetnya mampu terus bertambah," ungkap Wayan Kari Subali

Diketahui bahwa setelah melalui proses perhitungan, LPD Desa Kesimpar menempati rangking 12 di Kabupaten Karangasem dan rangking pertama di Kecamatan Abang dengan peningkatan aset dalam 1 tahun sebesar 3,5 miliar.

Ketua LPD Kesimpar, I Nengah Puspa, mengatakan bahwa kegiatan laporan pertanggung jawaban tutup buku akhir tahun LPD Kesimpar berjalan dengan lancar. Selain itu, ia turut senang karena laporan pertanggung jawaban oleh pengurus LPD Kesimpar dan Panurekse LPD karena bisa diterima oleh paruman adat Kesimpar.

Nengah Puspa menambahkan, bahwa mempertahankan LPD untuk tetap stabil dan memperoleh profit di masa Pandemi Covid-19 sangat sulit dan perlu kerja keras. Menurutnya, di masa ini, pengelolaan keuangan dan ketegasan itu sangat penting menjadi kunci agar LPD tetap bisa berjalan sebagaimana mestinya.

"Untuk mempertahankan dan memperoleh profit di masa sekarang sangat sulit dari pada berjuang dari awal keberadaan LPD. Disini pengelolaan Keuangan dan ketegasan sangat penting bagi LPD untuk membuat LPD tetap berjalan," ungkap Nengah Puspa

Selain itu, Nengah Puspa juga menambahkan bahwa kedepan pihaknya akan bekerja lebih keras untuk membuat LPD Kesimpar lebih baik lagi. Pihaknya juga tengah memanfaatkan kemajuan teknologi, melalui program LPD Mobile, para nasabah bisa melakukan pengecekan saldo tabungan serta pengecekan kredit, dan transfer antar nasabah hanya dengan melalui handphone.

Terakhir, terkait dengan kredit yang masih bermasalah, paruman adat sudah menyepakati bahwa akan ada pararem yang akan mengatur hal tersebut. Selain itu, Prajuru dan Badan Pengawas akan turun langsung ke nasabah. (RIS/PDN)