Podiumnews.com / Aktual / News

Arsitek Top Dunia Asal Jepang Puji Desain IKN Nusantara

Oleh Podiumnews • 23 Februari 2022 • 20:35:15 WITA

Arsitek Top Dunia Asal Jepang Puji Desain IKN Nusantara
Foto: Tangkapan Kanal Youtube RRI Net

JAKARTA, PODIUMNEWS.com - Pada pertemuan virtual perkumpulan arsitek dunia, desain Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang terletak di Kalimantan Timur (Kaltim) mendapatkan pujian dari arsitek top dunia Kengo Kuma asal Jepang.

Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono  saat acara diskusi di Beranda Nusantara "Menuju Ibu Kota Negara Baru" di Jakarta pada Rabu (23/2).

Basuki mengatakan bahwa Kengo menyebut IKN Nusantara akan menjadi contoh pembangunan ibu kota di dunia. Karena memenuhi sejumlah indikator berstandar internasional yang membuat IKN Nusantara layak mendapatkan predikat bergengsi itu.

"Kemarin saya mengikuti pertemuan arsitek dunia yang diadakan oleh arsitek Jepang Kengo Kuma, pada saat itu dia bilang IKN itu akan menjadi contoh pembangunan kota baru di dunia," kata Basuki.

Indikator yang membuat IKN Nusantara mendapatkan pujian dari arsitek beken Jepang diduga karena mengusung konsep kota hutan modern yang seluas 70 persen dari IKN Nusantara merupakan area hijau, penggunaan energi baru terbarukan (EBT) dalam setiap moda angkutan transportasi publik, sebanyak 80 persen kendaraan di IKN Nusantara adalah angkutan publik, dan di kota berjalan hanya 10 menit.

"Ada key performance indicator (KPI) yang terpenuhi, sehingga menurut Kengo Kuma, IKN Nusantara layak menjadi contoh ibu kota baru di dunia," tutur Basuki.

Adanya pujian itu, lanjut Basuki, secara pribadi membuat dirinya semakin bersemangat dalam menuntaskan pembangunan IKN Nusantara sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Sehingga, keberadaan IKN Nusantara itu dapat segera menjadi kebanggaan Indonesia di masa-masa mendatang.

"Membuat saya semakin bersemangat, dalam menyelesaikan IKN Nusantara," kata Basuki.

Basuki mengungkapkan, pembangunan IKN Nusantara terlebih dahulu akan diawali dengan upaya merevitalisasi dan mereboisasi hutan yang berada di sekitar IKN Nusantara. Sebagai dasar dari pembangunan wilayah hijau. Mengingat, kawasan itu merupakan kawasan hutan industri yang harus mendapatkan perlakukan dua hal itu, agar tanaman yang ditanam dapat awet.

Kemudian, pembangunan IKN, masuk dalam kategori Kawasan Inti Pembangunan Pemerintah (KIPP) yang terbagi dalam tiga klaster yakni kawasan inti pemerintah, kawasan inti pendidikan, dan kawasan inti kesehatan. Tiga area itu, seluas 6.671 hektare yang kalau dibandingkan seluas Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

"Kawasan yang pertama yang dibangun dalam KIPP adalah kawasan inti pemerintah," imbuhnya. ((COK/ISU/PDN)