Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Abrasi Pantai Yeh Embang Jembrana Semakin Parah

Oleh Podiumnews • 26 Agustus 2017 • 18:09:06 WITA

Abrasi Pantai Yeh Embang Jembrana Semakin Parah
PUING BETON - Abrasi di pesisir Pantai Yeh Embang kian ganas, sehingga beton pengaman yang dibuat kini hanya tinggal puing puing saja.

JEMBRANA, podiumnews - Abrasi di pesisir Pantai Yeh Embang, Kabupaten Jembrana, Bali kini kondisinya sudah sangat parah. Masyarakat setempat sudah sering mengeluhkan soal ini bahkan sudah berkali-kali dimuat dalam media massa. Namun sampai sekarang sepertinya belum ada respons, bahkan abrasi terus menggerus dan jalan subak sepanjang sekitar satu kilometer mulai terancam.

Pengamatan di lapangan, senderan pengaman pantai yang ada sekitar 300 meter sudah ambruk total. Kini tinggal sisa-sisa beton dan besi di bibir pantai, menyisakan pemandangan yang memprihatinkan.

"Penggerusan bibir pantai ini sudah lama terjadi dan belum mendapatkan perhatian, sehingga setiap hari kondisinya semakin parah," kata salah seorang warga yang ditemui di sekitar pantai.

Selain mengancam jalan subak, abrasi juga mengancam kuburan (setra) desa adat Yeh Embang. Bahkan jalan di sebelah sekatan setra sudah tergerus, sehingga dikhawatirkan akan ambrol. Padahal di sekitar kawasan itu saat ini sudah mulai berkembang industri pariwisata yang dikelola sejumkah warga lokal, sebingga kondisi pantai tersebut perlu segera mendapatkan perhatian.

Bila tidak segera ditangani, selain jalan subak  juga ratusan hektar sawah akan tergerus mengingat ombak di pantai tersebut gelobangnya cukup ganas. Beberapa tahun lalu, ada sejumlah nisan yang juga tergerus sehingga kerangka mayat yang sudah ditanam menyembul ke permukaan. "Kalau tidak ditangani dipastikan areal persawahan di sini juga akan terancam," kata warga tadi.

 

Perbekel Yeh Embang I Made Semadi kepada wartawan beberapa waktu lalu  mengakui abrasi di pesisir Yehembang belakangan semakin parah. Bahkan rongrongan abrasi mengancam sejumlah fasilitas umum dan rumah warga. Baik jalan desa, setra hingga rumah sekitar warga dan hektaran sawah. Pihaknya berharap juga segera ada penanganan abrasi ini, apalagi sudah sering melaporkan dan mengusulkan melalui pemerintah  daerah.  (KP- 001)

Podiumnews
Journalist

Podiumnews