Podiumnews.com / Aktual / News

Tim Diterjunkan Sikapi Kematian Anjing di Pantai Berawa

Oleh Podiumnews • 07 April 2022 • 18:47:00 WITA

Tim Diterjunkan Sikapi Kematian Anjing di Pantai Berawa
Aktivisat wisatawan di Pantai Berawa, Badung, Bali, Jumat, 19 Juni 2020. (Foto: doc.antara)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Dinas Pertanian dan Pangan Badung terjunkan tim dari dokter hewan dan petugas vaksinasi rabies untuk melakukan analisa terkait penyebab banyaknya kematian anjing di kawasan pantai Berawa Desa Tibubeneng, Kuta Utara.

Kadis Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/4) mengungkapkan, sebelum kejadian itu, pihaknya Bersama tim mengaku sudah pernah ke lokasi.

Pada saat itu, menurutnya menindaklanjuti keluhan warga terhadap banyaknya anjing liar di sekitar pantai Berawa dan kawasan Pura setempat, sekaligus melakukan kegiatan vaksinasi rabies.

“Pada saat tim turun memang ditemukan beberapa anjing yang dibawa oleh pemiliknya dan anjing yang berkeliaran namun menurut keterangan warga ada pemiliknya,” katanya.

Menurut Wijana, secara klinis memang ada beberapa jenis penyakit yang sering menyerang anjing yang disebabkan oleh sejenis virus seperti parvo, distemper, rabies ataupun disebabkan oleh parasit seperti scabies, demodex (gudig) dan cacingan.

“Namun berdasarkan pengalaman penyakit tersebut jarang sampai menyebabkan kematian secara massal,” ungkap Kadis.

Begitu mendapat informasi tentang kejadian itu, Ia langsung menurunkan tim untuk menganalisis penyebab kematian dan mengambil langkah preventif jika kematian anjing itu disebabkan oleh salah satu penyakit yang biasa menyerang anjing tersebut. 

“Dalam hal penertiban anjing liar kami memang sangat ekstra hati-hati karena saat ini sudah banyak warga yang peduli dengan keberadaan anjing liar, oleh karena itu, tim penertiban selalu berkoordinasi dengan aparat setempat serta bekerjasama dengan LSM penyayang anjing untuk diadopsi ataupun di relokasi ke tempat penampungan (shelter). Namun langkah eliminasi terpaksa dilakukan hanya jika ada indikasi rabies ataupun mengancam keselamatan warga,” terangnya. (Ady)