Kasus Covid-19 Melandai, Tetap Tak Boleh Abai Prokes
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar sebagai Ibu Kota Provinsi Bali dalam beberapa bulan terakhir ini terus melandai. Namun masyarakat tetap diminta waspada dan taat protokol kesehatan (Prokes)
Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi pada Minggu (17/4) di Denpasar.
Ia mengatakan bahwa penularan virus Covid-19 di Kota Denpasar terus mengalami penurunan tetapi masih ditemukan kasus penularan baru. Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.
"Tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika abai prokes tidak menutup kemungkinan kasus Covid akan kembali meningkat. Kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai
Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.
Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun, ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.
Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi, menyiapkan Isolasi Terpusat (Isoter), Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dati ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.
Selanjutnya turut digencarkan Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi (5M) hingga pemberian bantuan Sembako bagi masyarakat Kota Denpasar yang terkonfirmasi Covid-19.
Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 51.636 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 50.498 orang (97,79 persen), meninggal dunia sebanyak 1.099 orang (2,13 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 39 orang (0,08 persen). (Suteja)