Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Saat Pandemi, UMKM Bagai Pelita Menyala di Tengah Kegelapan

Oleh Podiumnews • 19 April 2022 • 19:54:00 WITA

Saat Pandemi, UMKM Bagai Pelita Menyala di Tengah Kegelapan
Saat Pandemi, UMKM Bagai Pelita Menyala di Tengah Kegelapan

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Keberadaan UMKM/IKM memegang peran penting sebagai tulang punggung perekonomian Bali. Bahkan saat masa pandemi, UMKM/IKM bagai pelita yang menyala di tengah kegelapan.

Demikian diungkapkan Ketua Dekranasda Provinsi Bali Putri Koster saat menjadi narasumbe pada workshop Layanan Urun Dana (Securities Crowdfunding) Sebagai Sumber Pendanaan Bagi UMKM di Pasar Modal, Senin (18/4) di Denpasar.

Karena itu, menurutnya, kemajuan UMKM/IKM perlu mendapat dukungan dan pendampingan dari semua pihak sehingga dapat makin kuat dan maju. “Di masa pandemi Covid 19, Dekranasda Provinsi Bali mendorong penguatan IKM/UMKM, salah sataunya dengan melakukan kegiatan berpameran,” sebutnya.

Dari kegiatan pameran itu, pihaknya menemukan berbagai hal yang dihadapi UMKM/IKM di Bali. Mulai dari permasalahan permodalan hingga kendala apa saja yang mereka hadapi.

“Dekranasda juga menemukan karakteristik pelaku IKM/UMKM Bali rata-rata masih konvensional mengingat kultur, budaya dan karakteristik pelaku IKM/UMKM sebagian undagi/ seniman. Sehingga belum terasah dengan baik jiwa bisnisnya,” ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta agar edukasi dan sosialisasi program perbankan terus dilakukan supaya pelaku UMKM/IKM menjadi kian paham. “Sehingga permodalan yang didapatkan dapat digunakan secara tepat sasaran dan memajukan usaha dari IKM/UMKM  itu sendiri,” ujarnya.  

Jika itu terjadi, ia optimis UMKM /IKM akan semakin maju sehingga dapat memperkuat perekonomian Bali dan nasional.

Sementara itu, Kepala OJK Regional Bali dan Nusa Tenggara Giri Tribroto menyebutkan bahwa berdasarkan survei literasi dan inklusi keuangan, pengetahuan masyarakat tentang pasar modal sangat rendah hanya mencapai 13,97 persen.

“Penyelenggaraan workshop ini diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi para pelaku IKM/UMKM terhadap pasar modal,” harapnya. (Ady)